woro woro

Selamat Datang ! Selamat Membaca ! jumlah pengunjung dari negara: ...

free counters

Selasa, 07 Desember 2010

KHASIAT REMPAH - REMPAH UNTUK KESEHATAN


GOLD, GLORY, GOSPEL

Indonesia merupakan salah satu Negara yang menjadi tujuan bagi kedatangan bangsa Barat/Eropa ke Timur. Praktek Kolonialisme dan Imperialisme mulai dilakukan di Indonesia sekitar abad ke-15, yaitu diawali dengan datangnya bangsa Portugis di Malaka pada tahun 1511 dan bangsa Belanda di Banten yang dipimpin Cornelis de Houtmen pada tahun 1596, untuk mencari sumber rempah-rempah .

Alfonso de Albuquerque merupakan tokoh yang membuat Indonesia pada waktu itu dikenal oleh orang Barat / Eropa dan dimulainya praktek Imperialisme dan Kolonialisme di Indonesia selama berabad-abad oleh bangsa Portugis bersama bangsa Eropa lain, terutama bangsa Belanda dan Inggris. Gold, Glory, Gospel, menjadi semboyan.

Melewati perjalanan yang sangat jauh dan memakan waktu cukup yang lama, Portugis mengarungi Samudra Atlantik, mungkin makan waktu sebulan hingga tiga bulan, melewati Tanjung Harapan di Afrika menuju Selat Malaka. Penjelajahan kemudian dilanjutkan ke Kepulauan Maluku untuk mencari rempah-rempah, komoditas yang setara emas kala itu.
Kenapa orang-orang Barat/Eropa mencari rempah-rempah ? Apa saja manfaat Rempah - rempah bagi kesehatan ?


Lada (piper nigrum linn atau pepper) yang oleh ibu rumah tangga sering disebut “merica”, merupakan salah satu komoditas unggulan bagi Indonesia. Indonesia kaya akan bahan bahan alami diantaranya adalah lada atau merica. apa saja manfaat merica bagi kesehatan ? Lada atau merica selama ini dikenal hanya sebatas bumbu dapur. Padahal dibalik itu merica memiliki khasiat sebagai obat.
Beberapa penyakit yang bisa disembuhkannya antara lain asma, masuk angin, dan diare. Selain itu, hawa panas yang ditimbulkan tanaman ini juga mampu membuat badan menjadi segar. oleh karena itulah, banyak orang yang memanfaatkannya sebagai obat penambah stamina. Dengan mencampurkan bubuk lada atau merica dengan telur ayam kampung setengah matang.

Lada atau merica juga banyak digunakan sebagai obat pengusir hawa dingin. Biasanya dicampur pada kopi atau seduhan jahe. Minuman ini banyak digunakan didaerah berhawa dingin. Sebagai obat asma, masuk angin, dan diare cara meraciknya sangat sederhana. Cukup dengan mengambil satu sendok makan bubuk lada, kemudian seduh dengan dua gelas air panas. Aduk hingga rata dan biarkan sejenak sampai berubah jadi hangat atau suam-suam kuku.

Minum obat ini dua kali sehari sampai penyakit asma, diare dan masuk angin dapat sembuh. Khusus bagi penderita asma, ramuan obat ini bisa dijadikan obat rutin, terutama di musim penghujan. Karena biasanya penyakit asma sering kumat ketika musim dingin.

Lada/merica hitam juga memiliki khasiat yang hampir sama baiknya dengan aspirin. Merica dipercaya dapat mengobati segala penyakit mulai dari insomnia sampai gigitan serangga. Manfaat lada dalam rumah tangga selama ini dikenal sebagai bumbu penyedap rasa yang mengandung senyawa alkolid piperin, berasa pedas.

Berdasarkan penelitian, lada juga bermanfaat untuk kesehatan karena dapat melonggarkan saluran pernapasan dan melancarkan aliran darah di sekitar kepala. Oleh karena itu masakan yang berbumbu pedas merica juga cocok untuk penderita influenza, kepala pusing, perut kembung dan mual akibat masuk angin.

Selain itu, para peneliti di Eropa kini sedang mengkaji manfaat lada hitam karena punya potensi menjadi obat baru bagi penyakit pigmen kulit yang disebut vitiligo. Dalam istilah medis, vitiligo dikenal sebagai kondisi di mana di sebagian wilayah kulit kehilangan pigmen normal, sehingga permukaannya tampak memutih. Seperti yang dipublikasikan dalam British Journal of Dermatology, para peneliti dari King's College London berhasil mengungkap manfaat piperin - kandungan utama yang membuat lada hitam terasa pedas dan gurih - dalam merangsang pigmentasi dalam kulit.

Selain lada/ merica, dalam rempah-rempah lainya juga banyak mengandung manfaat untuk kesehatan. Di musim pancaroba seperti sekarang, flu dan pilek merupakan penyakit yang paling sering menyerang. Gejala flu seperti hidung tersumbat, meler, batuk serta demam tentunya sangat mengganggu aktivitas. Makanan tertentu dapat mengurangi gejala dan mempercepat pemulihan pilek dan flu.

Cabai rawit:
"Cabai rawit segar dapat membantu Anda meringankan gejala flu dan pilek," tulis Dr James Balch dan Phyllis Balch dalam bukunya Prescription for Nutritional Healing.
Capsaicin yang terdapat di cabai merupakan senyawa kimia yang dapat membantu meningkatkan sirkulasi, memberikan nutrisi dan vitamin untuk sel yang terinfeksi. Panas capsaicin juga dapat membantu mengurangi sumbatan di dada dan rongga hidung.

Jahe
Jahe mengandung senyawa antivirus yang dapat membantu menghancurkan virus yang menyebabkan influenza dan pilek. Makanan ini juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mendukung produksi senyawa antibakteri serta antivirus alami.

Bawang putih
Bawang putih mengandung senyawa kimia yang menawarkan sifat antibiotik yang kuat dan juga antivirus. Senyawa ini dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk menghancurkan virus pilek dan flu. Bawang putih juga dapat meningkatkan sirkulasi, membantu sistem peredaran darah, serta memberikan nutrisi penting seperti oksigen dan hidrasi pada sel-sel tubuh.

Selamat mencoba !

Silahkan baca juga artikel di bawah ini...



Widget by Hoctro | Jack Book

2 komentar:

  1. Kalo boleh saya menambahkan

    Jinten biasanya tumbuh di daerah yang beriklim dingin atau didaerah
    pegunungan.Di Indonesia dan Malaysia tumbuhnya kurang baik,namun sebaliknya
    di India utara dekat pegunungan Himalaya jinten tumbuh subur.Jinten bentuknya
    hampir seperti gabah namun lebih halus,jinten sering dicampur dengan ketumbar
    http://resepmasakanindonesia123.blogspot.com/2010/12/mengenal-rempah-indonesia.html

    BalasHapus