woro woro

mungkin rizqi anda :

Selamat Datang ! Selamat Membaca ! jumlah pengunjung dari negara: ...

free counters

Selasa, 09 November 2010

BENTUK – BENTUK INTERAKSI INDONESIA - JEPANG


STANDAR KOMPETENSI
Menganalisis perkembangan bangsa Indonesia sejak masuknya pengaruh Barat sampai dengan pendudukan Jepang

KOMPETENSI DASAR
Menganalisis proses interaksi Indonesia-Jepang dan dampak pendudukan militer Jepang terhadap kehidupan masyarakat di Indonesia.

INDIKATOR :
• mengidentifikasi bentuk-bentuk interaksi Indonesia-Jepang pada masa kolonial Belanda
• Menghubungkan interaksi Indonesia – Jepang dengan kebijakan pemerintah Hindia Belanda
• Menganalisis bentuk – bentuk interaksi Indonesia – Jepang di bidang politik pada masa pendudukan Jepang


Latar Belakang

Pada akhir tahun 1941, Jepang menyerang pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat terbesar di Asia Pasifik, yaitu Pearl Harbour, sebagai awal berkobarnya perang Asia Timur Raya melawan Sekutu, maka dengan jatuhnya Pearl Harbour,jalan mulus bagi Jepang untuk menguasai daerah-daerah di Asia. Demikian pula Indonesia tidak luput dari pandangan Jepang. Dalam waktu singkat, Jepang dapat memaksa ABDACOM dan Belanda untuk menandatangani Perjanjian Kalijati pada tanggal 8 Maret 1942. Dengan ditandatanganinya perjanjian tersebut, secara politik Indonesia jatuh di bawah kekuasaan Jepang.

Daerah Pemerintahan Militer Indonesia

Tiga daerah pemerintahan militer
• Tentara ke 16 ( AD ) menguasai Jawa dan Madura dengan pusatnya berada di Jakarta
• Tentara ke 25 ( AD ) memerintah Sumatera yang berpusat di Bukit Tinggi
• Armada Selatan ke 2 ( AL ) memerintah Kalimantan, Sulawesi , Nusa Tenggara , Maluku dan Irian berpusat di Ujung Pandang

Sistem Politik Jepang di Indonesia

2 sistem politik Jepang yang diterapkan di Indonesia
- Politik Usah Menarik
- Politik penindasan dan pemerintahan

Politik Usaha Menarik Simpati

Cara menarik simpatik Pemerintah Jepang

• Mengumandangkan propaganda palsu
• Penggunaan bahasa Indonesia dan Jepang sebagai bahasa resmi
• Memperbolehkan pengibaran bendera merah putih di samping bendera Hinomaru
• Mengikut sertakan orang-orang Indonesia dalam organisasi atau lembaga resmi pemerintahan Jepang
• Berusaha menarik simpati umat Islam dengan tetap berdirinya MIAI yang kemudian diganti dengan Masyumi
• Membentuk kesatuan-kesatuan militer seperti PETA, HEIHO, ( Pembantu prajurit Jepang ) , Keibodan ( Barisan Pembantu Polisi ) , Seinendan ( Kesatuan pasukan pemuda ) Gakutotai ( Barisan Pelajar ) dan Fujinkai ( prajurit wanita )

Politik penindasan dan pemerasan

Tindakan penindasan dan pemerasan yang dilakukan :
• Para petani dipaksa untuk menyerahkan sebagian besar padi dan ternaknya
• Pada hari-hari tertentu rakyat diperintahkan menanam tanaman tertentu
• Rakyat yang memiliki perhiasan diserahkan pada Jepang
• Rakyat tenaganya diperas melalui Romusha

Hal-hal yang terjadi berkaitan dengan masa penjajahan Jepang

Adanya Pemberontakan
Perjuangan Kemerdekaan
Munculnya Piagam Jakarta
TerbentuknyaPartai-partai kecil dalam BPUPKI
Dampak kehidupan Jepang di Indonesia

Pemberontakan Indonesia terhadap Penjajahan Jepang

Pemberontakan yang timbul akibat kekerasan yang diterima bangsa Indonesia
1. Pemberontakan Peta di Blitar di pimpin oleh Supriadi.
2. Pemberontakan Peta di Cilacap.
3. Pemberontakan kaum tani di Singaparna di pimpin oleh Kiai H.Zainal mustafa.
4. Perlawanan di Cot Plieng, Aceh di bawah pimpinan Tengku Abdul Jalil.

Perjuangan untuk Mencapai Kemerdekaan
Selain adanya pemberontakan dan perlawanan para pemimpin kita dalam memperjuangkan untuk mencapai kemerdekaan pada masa pendudukan jepang menggunakan 2 cara sebagai berikut:

1. Perjuangan secara terbuka atau terang-terangan ini di lakukan para pemimpin kita yang menjadi ketua dan pendir organisasi resmi milik pemerintah pendudukan jepang seperti Ir.Soekarno,Moh.Hatta,Ki hajar Dewantara melalui Putera melalui MIAI dan Samsudin S.H melalui Gerakan 3A.
2. Perjuangan secara tertutup atau di bawah tanah,perjuangan ini di lakuku secara diam- diam atau sembunyi- sembunyi seperti yang dilakukan oleh Sukarni yang terdiri atas Adam malik,Kusnaini ,Pandu Wigono,dan Maruto Nitiniharjo .

Piagam Jakarta

Menjelang berakhirnya PDII di semua medan jepang selalu meng-alami kekalahan,maka pada tanggal 9 September 1994 PM. Kaiso memberi janji kemerdekaan indonesia di kemudian hari.Untuk mewujudkan janji tersebut pada tahun 1 maret 1945 Letjen Kumakici Harada mengumumkandi bentuknya ”Dokuritsu Junbi Cosakai”.Setelah itu kemudian membentuk panitia kecil yang berisi piagam jakarta:

1.ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk pemeluknya
2.kemanusian yang adil dan beradab
3.persatuan indonesia
4.kerakyatan yang di pimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
5.keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia

3 panitia kecil dalam BPUPKI

* Panitia perancang Undang – Undang diketuai oleh Ir. Soekarno
* Panitia Pembela Tanah Air diketua oleh Abikusno
* Panitia keuangan dan perekonomian diketuai oleh Drs. Moh. Hatta

Pada tanggal 7 Agustus 1945, BPUPKI dibubarkan dan dibentuk ” Dokutitzu Junbi Inkai ”

DAMPAK KEHIDUPAN JEPANG DI INDONESIA

- bidang politik
- bidang ekonomi
- bidang pendidikan dan budaya
- bidang penggunaan Bahasa
- bidang kemiliteran

Silahkan baca juga artikel di bawah ini...



Widget by Hoctro | Jack Book

1 komentar:

  1. makasishh.. artikel tentang ini sangat membantu tugas sejarah saya disekolah :)

    BalasHapus