INVESTASI HANYA Rp 30.000,-1X SEUMUR HIDUP
Tidak ada satu makhlukpun di dunia ini kecuali Tuhan sudah menjamin Rezekinya. Rezeki wajib dicari. Tuhan akan melapangkan dan menyempitkan Rezeki bagi siapa saja yang dikehendakiNya. Rezeki Tuhan dapat datang dari tempat yang tidak diduga-duga. Mungkin melalui E-Sukses.com bisa dijadikan jalan Rezeki anda
Anda Ingin Uang Mengalir Terus ke Rekening Anda..??
Ingin mengetahui informasinya ? silahkan klik di sini !
Apakah Anda Ingin Memiliki Penghasilan Tanpa Batas..?? Ingin Merubah Hidup Anda Saat ini Juga..!!
Sudah Saatnya Anda Sukses dan Meraih Jutaan Rupiah Tiap Harinya
Kami yakin saat anda membaca Header E-Sukses.Com di atas, anda langsung bertanya-tanya, apakah benar dengan uang Rp. 30.000 bisa menghadirkan Rupiah dengan mudah dan cepat ? Anda bisa mendapatkan semua yang anda impikan selama ini, Santai Di rumah sambil menyaksikan aliran rupiah setiap hari masuk ke rekening bank anda, semua itu bisa anda wujudkan di E-Sukses.Com ini karena kami sudah menemukan sebuah Formula yang sangat Jitu yang sudah di uji coba berkali-kali dan sudah terbukti menghasilkan banyak jutawan baru dari Bisnis Online.
Banyak yang sudah membuktikannya ! Silahkan anda lihat klik di sini !
Anda bisa mencoba sebagai FREE Invest dulu (GRATIS),nanti kalau sudah mantap anda tinggal Upgrade menjadi PAID Invest atau member berbayar Dengan registrasi paid invest dan mendapat web replika sebagai tanda suport dari kami
Apa Keuntungan Bergabung Dengan e-sukses.com ?
Tidak mengarahkan anda untuk membuat website
Tidak membeli domain dan hosting
Tidak setiap hari ke warnet
Investasi 1x seumur hidup hanya Rp 30.000
Keuntungan Sama baik yang baru maupun yang sudah lama mendaftar
Suport terbaik dari pengelola demi kesuksesan anda
e-sukses.com adalah sebuh program briliant dengan support dari pengelola sehingga akan merubah anda menjadi seorang yang memiliki kebebasan finansial selamanya Anda akan memiliki penghasilan secara Unlimited / Terus – Menerus bahkan ketika Anda sedang Berlibur atau tidur sekalipun. Tidak hanya itu, Rekening bank anda juga akan kebanjiran Rupiah terus-menerus tanpa terkendali Apakah seperti ini yang anda Mau?
Gabung dan daftarkan diri anda sekarang juga klik di sini !
selamat bergabung, semoga Tuhan memberi Rezeki yang berkah, Amien !
baca selengkapnya ( klik ) di sini...
Menengok ke belakang : ada Kegagalan dan Kesuksesan ! ke depan : singkirkan penyebab Kegagalan, persiapkan penyebab Kesuksesan !
Tampilkan postingan dengan label membina keluarga sakinah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label membina keluarga sakinah. Tampilkan semua postingan
Jumat, 14 Oktober 2011
MUNGKIN REZEKI ANDA DI SINI
Label:
membina keluarga sakinah
Selasa, 21 Desember 2010
PENDIDIKAN SEX DALAM ISLAM

BEKAL PERNIKAHAN
Keluarga yang Sakinah Mawaddah wa Rohmah , suatu rumah tangga yang harmonis penuh ketentraman dihiasi cinta dan kasih sayang adalah dambaan setiap orang. Rumahku adalah sorgaku merupakan harapan setiap keluarga. Untuk dapat mencapai keinginan tersebut, salah satunya adalah melalui hubungan suami – istri secara benar, karena melalui hubungan suami-istri kelak akan menghasilkan keturunan dan tentunya anak – anak yang akan dilahirkannya diharapkan menjadi anak yang sholeh dan sholehah. Doa dari anak yang sholeh adalah harapan bagi orang tua apabila mereka sudah meninggal dunia kelak. Bagaimanakah ajaran Islam tentang hubungan suami - istri yang benar ?
Apabila seorang suami akan mencampuri istrinya, hendaklah diawali dengan membaca doa :
“ Bismillahir-Rohmanir-Rohim, bismillahi allahumma janibna syaetoni wa janibi syaetona maa rozaqtana “
Artinya : Dengan Nama Allah, Ya Allah ! Jauhkanlah kami dari syetan daripada yang engkau karuniakan kenikmatan pada kami berdua“
Apakah sebabnya kita dianjurkan membaca doa seperti itu , ketika akan berjimak ?
Karena kata Nabi Muhammad SAW. : “ Ketika anak Adam membuka pakaian maka pada saat – saat itu malaikat Rokib dan Atid segera menyingkir karena ia merasa malu melihat anak Adam berdua-dua dalam keadaan polos. Namun bagi Syetan lain lagi, baginya hal ini adalah kesempatan bagus dan menyenangkan malah tambah asyik melihat adegan ini. Andaikata orang tidak membaca bismillah, Syetan ikut nimbrung bersama laki-laki turut menjimak istrinya orang itu “
Akan tetapi jika orang itu membaca bismillah , Syetan tidak berani mendekati dan akan menyingkir jauh, dan jika membandel ia ( Syetan ) tubuhnya akan terkena lontaran batu api menyala yang mematikan dirinya.
Dalam suatu Hadist riwayat Bukhori dan Muslim dari Abbas ra., Nabi Muhammad SAW bersabda : “ Jika sesungguhnya seorang dari pada kamu akan datang menjima’ istrinya, lalu mengucapkan : ( “Bismillahir-Rohmanir-Rohim, bismillahi allahumma janibna syaetoni wa janibi syaetona maa rozaqtana “) Dengan Nama Allah, Ya Allah ! Jauhkanlah kami dari syetan daripada yang engkau karuniakan kenikmatan pada kami berdua, Niscaya Alloh akan jadikan anak yang tidak diganggu Syetan selama-lamanya”.
Perhatikan pengakuan Syetan kepada Nabi Muhammad SAW ketika Nabi Muhammad SAW bertanya kepada Syetan :
“ Ada berapa perkara yang Syetan turut serta melakukan bersama Manusia ? “
jawab Syetan :
“ - Saya dapat turut serta di kala mereka makan dan minum
- dan turut serta orang yang mau pergi kemana saja.
- Saya menyerupai pada anak Adam dan pada harta bendanya. Saya goda anak-anaknya sehingga ibu bapaknya merasa kesal dan jengkel oleh tingkah polah perbuatan anak-anaknya.”
Jangan heran jika ada anak-anak durhaka pada orang tuanya. Begitu pula pada harta bendanya sehingga menjadi orang yang suka bergelimang dengan maksiat karena hartanya.
- Saya menyertai suami - istri dalam persetubuhan, apabila ia tidak menyebut nama Allah, dikala ia mau bersetubuh.
Dan jika persetubuhan ini menjadi anak, anak ini nantinya akan menjadi orang yang tunduk kepada Syetan.
Demikianlah pengakuan Syetan kepada Nabi Muhammad SAW.
Jima ‘ atau senggama , yang paling utama menurut pendapat ulama hendaknya dilakukan 4 ( empat ) malam sekali bagi mereka yang sudah separoh umur. Hal ini tidak akan mengganggu kesehatan badan, dan sunah jika suami habis bepergian jauh adalah sangat baik, tidur di dalam satu selimut dan satu hamparan jika hawa dingin.
Dan sangat utama jika berwudlu lebih dahulu, dengan maksud , mudah-mudahan jika menjadi anak, jadilah dia sebagai anak yang senang akan jalan kesucian dan jika mau jima’ lagi sesudah jima’, maka afdolnya berwudlu jika mau itu lebih baik. Makruh, makan dan minum sesudah jima’ jika belum bersuci atau junub.
Demikian kata Imam Ghozali dalam Ihya Ulumuddin. Sunah hukumnya jima’ dengan istri yaitu pada malam Senin, Kamis, atau malam Jum’at.
Dalam kitab Hayawatul-hayawan ada 4 ( empat ) macam yang bisa menyebabkan lemah badan dan cepat lebih tua, sebagai berikut :
1. Banyak jima’
2. Banyak angan-angan
3. Banyak minum air dingin di pagi hari
4. Banyak makan barang yang asam dan minum alcohol.
Yang dapat menimbulkan penyakit dalam badan, sebagai berikut :
1. terlalu banyak jima’
2. kurang tidur
3. makan terlalu kenyang
4. menahan kencing
Menurut keterangan dalam kitab Hayawatul-hayawan yang menyebabkan cerdas antara lain :
1. meninggalkan kata yang tidak bermanfaat
2. membiasakan menggosok gigi
3. bergaul dengan orang yang berilmu
4. mengamalkan ilmu yang manfaat
5. sering makan daging sapi dan kambing
6. mengendus wangi-wangian
7. sering mandi
8. memakai pakaian bersih dan rapi
Berkata ahli kesehatan ( tabib ) :
“ Siapa orang yang melakukan jima’ pada istrinya tanpa bersenda gurau lebih dahulu, akan menjadi anak yang buruk budi pekertinya “
sedangkan Nabi Muhammad SAW. bila menjima’ istrinya, lebih dahulu beliau bermain-main menyenangkan hati istrinya, beliau bersabda : “ Menyenangkan hati orang-orang mukmin adalah sedekah “.
Selanjutnya Nabi Muhammad SAW menerangkan : “ bila seorang laki-laki memandang istrinya dengan penuh kasih sayang, maka Alloh memandang orang laki-laki dengan pandangan rohmat dan Alloh ridlo kepadanya. Apabila ia menjima’ istrinya dengan kasih sayang niscaya gugurlah dosanya berjatuhan dari celah-celah anak jarinya “
Bersenda gurau seorang suami kepada istrinya menyebabkan turun rohmat Alloh kepadanya. Syahdan, Rosulullah saw. : mengecup bibir istrinya dan menghisap lidah istrinya, oleh karena itu beliau selalu menggosok gigi dan tidak suka makan makanan yang berbau seperti lobak, bawang putih. Lantaran beliau tidak ingin bau mulutnya jadi mengganggu kepada istrinya, ketika beliau mengecup bibir istrinya.
Kata Nabi Muhammad SAW dikala mengisap lidah istrinya maka dikala itu menimbulkan rasa nikmat pada sang istri dan pada beliau sendiri dan disitulah timbul perpaduan jiwa antara suami – istri.
Kata Nabi Muhammad SAW, jika kamu merasa turun mani janganlah kamu segera mengangkatnya , dinantikan dulu sehingga istrimu sama-sama turun maninya. Karena disitulah letaknya puncak kenikmatan bagi suami –istri. Janganlah seorang laki-laki hanya mau senang sendiri saja tanpa memperhatikan kehendak istrinya.
Nabi Muhammad SAW bersabda : “kelebihan orang perempuan dari pada laki-laki yaitu mempunyai 99 kelezatan dalam bersetubuh, namun mereka lebih banyak takut dan merasa malu “.
Beberapa macam Jima’ :
Sebelum membicarakan tentang cara bagaimana senggama itu dilakukan lebih baik di sini dikemukakan Hadist Nabi Muhammad SAW yang dikutip dari kitab Shohih Muslim, Nabi Muhammad SAW bersabda : “ adalah orang Yahudi biasanya menjima’ istrinya dari belakang, tapi bukan pada duburnya, dan katanya cara begitu bisa menjadi anak - anak yang kuat dan cerdas otaknya,”
lalu turun surat Al Baqoroh 223 yang berbunyi : “ Nisaa-ukum khartsu lakum, fa’tuu khartsakum ana syi’tum, wa qoddimuu lianfusikum wattaqullaha wa’lamu annakum mulaquuhu wa basyiril mu’minin “
Artinya : “ istri-istrimu adalah ( seperti ) sawah ladang kamu ( tempat kamu menaburkan bibit anak ), maka campurilah istrimu sebagaimana kamu kehendaki dan kerjakanlah ( amal yang baik ) untuk dirimu dan bertaqwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemuiNya. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman. “
Dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa istrimu ibarat sawah untuk menaburkan benih dan yang dimaksud dari penaburan bibit itu adalah untuk menghasilkan anak sebagai penerus keturunan .
Ada bermacam-macam cara untuk bersenggama yang dapat dilakukan oleh suami-istri agar dapat mendapat kepuasan. Dalam melakukan hubungan suami-istri agar tercapai suatu kepuasan, jangan lupa menetapkan cara dengan memperhitungkan letak liang senggama wanita ( faraj ), karena keadaan ini akan menentukan, salah cara bisa membahayakan bagi dirinya karena bisa-bisa istrinya tidak senang.
Hal ini harus diperhitungkan pada malam pertama perkawinan , pada suami-istri yang telah mendapat kecocokan senggama, segala variasi gerak sebenarnya tidak membahayakan karena keduanya sudah saling mengerti.
Pada waktu senggama yang pertama, ada baiknya diletakkan bantal yang kecil dibawah pinggul sang istri agak meninggi agar letak liang farjinya dapat dengan mudah dzakar laki-laki masuk ke dalamnya, sebab jika di atas kasur yang empuk pinggul sang istri tenggelam, hal ini jadi menyulitkan masuknya dzakar laki-laki dan bisa juga menimbulkan rasa sakit pada sang istri andaikata suami kurang bijaksana.
Perlu diketahui apabila istri sudah timbul berahinya maka pada saat itu akan keluar zat yang lendir pada liang farajnya agar memudahkan dzakar masuk ke dalam . Demikian pula bagi laki-laki, bila sudah menegang dzakarnya, maka pada saat itu keluar cairan lendir yang dinamakan “ Wadi “ sebagai alat pelicin supaya bisa masuk dengan mudah ke dalam farji wanita.
Yang paling banyak orang lakukan adalah :
1. Cara biasa , yaitu istri merebahkan badannya dengan membuka kedua pahanya dan suami berada di atasnya dan bertahan dengan dua lututnya dan sebelah sikunya, tangan bebas dapat memasukan dzakarnya pada liang senggama atau lengannya meremas-remas susu istrinya agar mani sang istri bisa cepat keluarnya, karena biasanya wanita lebih lama keluar mani daripada laki-laki. Paha dari suami harus berada di antara kedua paha istrinya. Dan jika istri menghendaki, boleh saja ia melipatkan kedua kakinya ke badan suami.
Berdasarkan keterangan, cara begini sangat baik, karena suami bisa saling berpandangan, saling menunjukan kasih sayang . berseda gurau, berpeluk cium, sehingga menimbulkan birahi sang istri, mengecup bibirnya, memainkan puting susunya , serta meremas susunya perlahan-lahan karena dengan hal demikian membangkitkan birahi sang istri.
Apabila dzakar telah menegang, gosok-gosokkan kepala dzakar pada bibir farjinya, karena pada bagian itu ada beberapa urat yang halus yang dapat menimbulkan rasa nikmat pada perempuan.
Tanda-tanda perempuan telah memuncak birahinya , yaitu menggelepar tubuhnya dan cepat jalan nafasnya, maka dalam hal yang demikian itu masukkan dzakar perlahan-lahan dan dengan seksama dan mainkan dzakar maju – mundur.
Makruh hukumnya bagi seorang suami akan mengajak istri dengan tanpa cumbu dan rayu, tanpa diawali senda gurau, jangan sampai sang istri mempunyai perasaan dipaksa. Ibarat suami mau makan, jika istri dengan senang hati melayaninya, tentu suami merasa puas hatinya.
Seorang ulama berkata : jika suami menjima’ istrinya tanpa diawali dengan cumbu rayu, tanpa lebih dahulu membangkitkan birahi istrinya, maka anaknya itu akan menjadi anak yang bebal dan kurang cerdas, oleh karena itu jika ingin mempunyai anak yang sehat otaknya, cerdas pikirannya, tidak pemalu, lincah dan gesit , hendaklah diperhatikan, dimulai menanamkan benih anak itu dalam rahim sang istri dengan cumbu rayu.
Jadi jangan mempunyai pikiran ( anggapan ) jima’ adalah cuma sekedar menghilangkan nafsu berahi saja, ketika akan manjima’ istrinya. Maka sebelum seorang melepaskan pakaian untuk berjima’ ( sanggama ) bacalah :
“ Bismillahir-Rohmanir-Rohim, bismillahi allahumma janibna syaetoni wa janibi syaetona maa rozaqtana “
Artinya : Dengan Nama Allah, Ya Allah ! Jauhkanlah kami dari syetan daripada yang engkau karuniakan kenikmatan pada kami berdua“
2. Cara menyamping, :
Kemudian ada senggama cara menyamping
Dalam posisi ini suami - istri masing-masing memiringkan badannya berhadap-hadapan. Macam ini boleh juga dilaksanakan, jika suami-istri ingin jima’ yang cetek. Kaki Istri yang satu berada di bawah kaki suami dan kaki suami berada di bawah kaki istri atau satu kaki suami berada di antara dua kaki istri, kemudian suami mengangkat dzakarnya, lalu memasukkannya ke faraj istri dan merangkul dan menyelimuti istrinya dengan penuh cinta dan kasih sayang .
3. Cara berduduk :
Suami-istri sama-sama duduk saling berhadapan. Dalam hal yang demikian memang mengasyikan, suami dapat sambil mengecup bibir istri, sedang tangan suami dapat bebas meremas susu istrinya .
4. Cara bersujud :
Yaitu cara istri dalam keadaan seperti orang bersujud dan dalam hal ini suami memasukkan dzakarnya dari belakang pada liang farji istrinya.
Bagi istri yang sedang hamil cara seperti orang bersujud ini dan suami dari belakangnya lebih baik agar nanti memudahkan bagi istri kelak akan melahirkan.
Allah tidak melarang dengan cara apapun asal pada tempat yang Allah telah tentukan, artinya dilarang keras jika laki-laki akan bersenggama pada istri yang sedang haid atau masih dalam keadaan belum suci dari haid atau nifas atau bersenggama pada liang duburnya.
Demikian Allah terangkan dalam Al-Qur’an dan juga Nabi Muhammad SAW dalam Hadistnya, yang penting suami harus bisa menggauli istri dengan baik dan menyenangkan, seperti Hadist Nabi Muhammad SAW, sabdakan : “Khiyarukum, khiyaru linasaihim “ artinya : sebaik-baik kamu, sebaik-baik kamu ialah yang baik bagi istrinya.
Hendaknya anda mengetahui tentang senggama, ada yang makruh, ada yang sunah, ada yang haram.
Makruh hukumnya bagi seorang suami akan mengajak istri dengan tanpa cumbu dan rayu, tanpa diawali senda gurau, jangan sampai sang istri mempunyai perasaan dipaksa. Ibarat suami mau makan, jika istri dengan senang hati melayaninya, tentu suami merasa puas hatinya.
Haram ,jika istri masih dalam haid dan belum suci dari nifas.
Sunah bagi suami mencari waktu yang baik, yaitu malam 3 ( tiga ) malam, yaitu malam Senin, Kamis, atau Jum’at dan sunah pula bagi suami atau istri membasuh kemaluannya dengan air bersih, yaitu sebelum digunakan dibersihkan lebih dulu, kalau perlu pakai sabun wangi, bahkan sunah bulu-bulu dicukur jika mau.Demikian pula setelah selesai jima’ lalu alat vital masing-masing dicuci bersih.
Demikian peraturan yang baik. Kata ulama , jika orang ingin mendapat kemenangan hidup di dunia dan akherat , hendaklah mereka memperhatikan hal ini, yakni :
Sunah bersenda gurau suami-istri sebelumnya, bercanda berpeluk cium dan sebagainya, yang maksudnya tidak lain adalah untuk membangkitkan gairah masing-masing pihak suami-istri.
Dan Sunah , menyediakan air bersih untuk membersihkan bekas-bekasnya bila selesai bersetubuh. Dan sediakan kain-kain yang bersih untuk membasuh farjinya masing-masing.
Dilarang orang yang dalam keadaan mabuk diajak bersetubuh / dalam keadaan sakit yang enteng-enteng seperti dalam keadaan kurang sehat, pusing kepala dan sebagainya. Jangan bersetubuh dalam keadaan lapar atau dalam keadaan sangat sangat kenyang.
Jima’ hendaklah dilakukan di tempat tertutup.
Langkah – langkah dalam jima’ :
Hendaklah diawali dengan membaca doa :
“ Bismillahir-Rohmanir-Rohim, bismillahi allahumma janibna syaetoni wa janibi syaetona maa rozaqtana “
Artinya : Dengan Nama Allah, Ya Allah ! Jauhkanlah kami dari syetan daripada yang engkau karuniakan kenikmatan pada kami berdua“
kemudian :
Suami mengucapkan : “ Assalamu alaikum ya baaba rohmana !” artinya : keselamatan atas kamu, hai pintu yang maha pengasih !
Jawab Istrinya : “ wa alaikum salam ya sayidil amin ..” artinya : dan atas kamu pula keselamatan . hai tuanku yang dipercaya …”
Lalu suami memegang tangan kanan istri , lalu dudukan dia , Kemudian suami memegang kedua tangan istri sambil mengucapkan : “ Rodhitu billahi robba…! “ artinya : “ aku telah rela Allah itu tuhanku …”
Di saat itu bukalah seluruh baju istri lalu raba perlahan-lahan buah dadanya sambil mengucapkan sholawat 3 x : “ allahuma sholli ala muhamad wa ‘ala ali Muhammad “
Selanjutnya ciumlah ubun-ubunnya , lalu cium matanya yang kanan sambil membaca :
“ allahuma sholli ala muhamad wa ‘ala ali Muhammad “ lalu cium matanya yang kiri sambil membaca asma Allah : “ Ya karim, ya rohman ya rohim, ya Allah…”
artinya : Hai yang Maha Mulia, hai yang Maha Pengasih, hai yang Maha penyayang, Ya Allah…”
lalu cium pipinya yang kanan sambil mengucapkan : “ Ya karim, ya rohman ya rohim, ya Allah…”
artinya : Hai yang Maha Mulia, hai yang Maha Pengasih, hai yang Maha penyayang, Ya Allah…”
lalu cium pula pipinya yang kiri . selanjutnya bacalah : “ farouhun wa roihanun wa jannatu na’im ..” artinya : “ lalu mendapat kelapangan dan ketentraman serta mendapat surga yang nikmat..”
lalu cium hidungnya dan sedot nafasnya kemudian tiup kembali liang hidungnya.
Di sinilah kunci nikmat penciuman senikmat-nikmatnya. Di sini ciuman yang mengesankan dan sukar akan dilupakan bagi istrinya yang mana istri tidak akan dapat melupakan selama-lamanya dan seumur hidupnya. Insya Allah istri tidak akan mencari suami yang lain selama-lamanya.
Kemudian bacalah asma Allah : “ ya rohmanu dunya , ya rohimul akherat “
Lalu ciumlah dagunya sambil mengcapkan asma Allah : “ Allahu nuru samawati wal ardi ” lalu ciumlah lehernya, ucapkan asma Allah : “ Nuru habibil imani min ‘ibadika sholihin “ lalu ciumlah kuduknya dan bacalah : “ ma kadzabal fuadu ma roa..” lalu cium tapak tangannya yang kanan dan baca : “ ma kadzabal fuadu ma roa..” lalu cium pula tangannya yang kiri. Lalu ucapkan doa: ” wal qoitu muhabbatan minni “ lalu ciumlah dua buah dadanya kemudian baca asma Allah : “ ya hayyu ya qoyyum…”
Jika mau mengamalkan petunjuk ini, barulah dinamakan laki-laki sempurna. Inilah kunci kehidupan rumah tangga.
Siklus mani perempuan menurut penanggalan Hijriah
Untuk dapat mempercepat perempuan mencapai orgasme perlu diketahui peredaran mani.
Menurut ulama peredaran mani perempuan menurut peredaran atau penanggalan bulan hijriah adalah sebagai berikut :
Tanggal 1 : pada tapak kakinya yang kanan, oleh karena itu garuk-garuklah pada bagian itu
Tanggal 2 : pada betis kanan, cobalah raba-raba pada bagian itu
Tanggal 3 : pada lututnya yang kanan, oleh karena itu gosok-gosoklah pada bagian itu
Tanggal 4 : pada pahanya yang kanan, cobalah sentuh pada bagian itu
Tanggal 5 : pada bibir farjinya , coba sentuh pada bagian itu
Tanggal 6 : pada ketiaknya, oleh karena itu rabalah pada bagian itu
Tanggal 7 : pada dadanya, oleh karena itu coba anda peluk dengan dada anda
Tanggal 8 : pada susunya yang kanan, oleh karena itu remas-remaslah pada bagian itu
Tanggal 9 : pada bibirnya , oleh karena itu kecuplah bibirnya itu
Tanggal 10 : pada leher, oleh karena itu lekatkan pada leher anda
Tanggal 11 : pada matanya , oleh karena itu ciumlah matanya
Tanggal 12 : pada keningnya, oleh karena itu ciumlah keningnya
Tanggal 13 : pada dahinya, oleh karena itu ciumlah dahinya
Tanggal 14 : pada ubun-ubunya , oleh karena itu ciumlah ubun-ubunnya
Tanggal 15 : pada seluruh tubuhnya maka ciumlah di mana saja
Selamat mencoba, semoga mendapatkan keluarga yang sakinah mawaddah wa rohmah ! dan memiliki keturunan yang soleh dan solehah, amien !
baca selengkapnya ( klik ) di sini...
Label:
membina keluarga sakinah
Sabtu, 13 Maret 2010
KEWAJIBAN SUAMI UNTUK SABAR
Meneladani sikap Umar bin Khattab
Alkisah di masa Khalifah Umar bin Khattab, diriwayatkan ada seorang menghadap khalifah Umar bin Khattab bermaksud hendak mengadukan perihal perangai buruk istrinya. Sampai di depan rumah yang dituju, orang itu menanti khalifah Umar bin Khattab di depan pintu. Saat itu ia mendengar
istri Umar bin Khattab mengomeli dirinya, sementara Umar bin khattab sendiri hanya berdiam saja tanpa bereaksi. Orang itu bermaksud balik kembali sambil berguman : “ kalau keadaan Amirul Mu’minin Umar bin Khattab saja begitu, bagaimana halnya dengan diriku “.
Bersamaan dengan itu Umar bin Khattab keluar, ketika melihat orang itu hendak kembali, Umar bin Khattab memanggilnya. Katanya : “ Ada keperluan penting ? “ ia menjawab : “ Amirul mu’minin, kedatanganku ini sebenarnya hendak mengadukan perihal istriku lantaran suka memarahiku. Tetapi begitu aku mendengar istrimu sendiri berbuat serupa , maka aku bermaksud kembali. Dalam hati aku berkata : Kalau keadaan Amirul Mu’minin saja diperlakukan istrinya seperti itu, bagaimana halnya dengan diriku “.
Umar berkata kepadanya : “ saudaraku sesungguhnya aku rela menanggung perlakuan seperti itu dari istriku, karena adanya beberapa hak yang ada padanya. Istriku bertindak sebagai juru masak makananku, Ia selalu membuatkan roti untukku. Ia selalu mencucikan pakaian-pakaianku. Ia menyusui anak-anakku , padahal semua itu bukan kewajibannya. Aku cukup tenteram tidak melakukan perkara haram lantaran pelayanan istriku. Karena itu aku menerimanya sekalipun dimarahi “.
Kata orang itu : “ Amirul Mu’minin, demikian pulakah terhadap istriku ? “ Jawab Umar : “ Ya , terimalah marahnya. Karena yang dilakukan istrimu tidak akan lama, hanya sebentar saja.
Demikian riwayat yang bisa dijadikan pelajaran untuk para suami agar memiliki kesabaran dalam menghadapi perangai istrinya, semata-mata demi tercapai keluarga sakinah mawaddah wa rohmah.
baca selengkapnya ( klik ) di sini...
Label:
membina keluarga sakinah
Jumat, 29 Januari 2010
teori cinta

CINTA-nya KAHLIL GIBRAN
Ruahkan perasaanmu pada orang
yang kau sayangi sebelum terlambat.
Kau tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi esok.
Kau tidak akan pernah tahu siapa
yang akan meninggalkanmu esok dan tidak akan
kembali lagi.
Cinta tetap teguh biar dirempuh
Tujuh musim tengkujuh
Lewat kenangan yang menyapa
Bukan ILUSI bukan FANTASI
Cinta REALITI ini bersemedi
Dan abadi dihati
Hidup di dunia ini laksama samudera
yang sentiasa bergelombang di hati.
Kesanggupan menempuh gelombang hidup
itulah yang dikatakan arti perjuangan hidup.
CINTA-nya KAHLIL GIBRAN
"...pabila cinta memanggilmu... ikutilah dia walau jalannya berliku-liku... Dan, pabila sayapnya merangkummu... pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu..." (Kahlil Gibran)
"...kuhancurkan tulang-tulangku, tetapi aku tidak membuangnya sampai aku mendengar suara cinta memanggilku dan melihat jiwaku siap untuk berpetualang" (Kahlil Gibran)
"Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan karena alasan duniawi dan dipisahkan di ujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta... terus hidup... sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan..." (Kahlil Gibran)
"Jangan menangis, Kekasihku... Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah... kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan" (Kahlil Gibran)
"Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu... Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada..." (Kahlil Gibran)
"Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini... pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang" (Kahlil Gibran)
"Apa yang telah kucintai laksana seorang anak kini tak henti-hentinya aku mencintai... Dan, apa yang kucintai kini... akan kucintai sampai akhir hidupku, karena cinta ialah semua yang dapat kucapai... dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya" (Kahlil Gibran)
"Kemarin aku sendirian di dunia ini, kekasih; dan kesendirianku... sebengis kematian... Kemarin diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara..., di dalam pikiran malam. Hari ini... aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari. Dan, ini berlangsung dalam semenit dari sang waktu yang melahirkan sekilasan pandang, sepatah kata, sebuah desakan dan... sekecup ciuman" (Kahlil Gibran)
baca selengkapnya ( klik ) di sini...
Label:
membina keluarga sakinah
Selasa, 26 Januari 2010
membina rumah tangga
Jatuh cinta lagi dan antinya
Jatuh cinta itu datangnya dari langit, begitu kira-kira kata kebanyakan orang. namun penelitian modern menunjukkan banyak unsur ilmiah dalam jatuh cinta. Misalnya karena pengaruh hormon feromon, atau karena kuatnya pengaruh alam bawah sadar.
Jatuh cinta dimulai dari rasa simpati, kekaguman, juga ketertarikan. Semua itu bisa terjadi karena kita menemukan pada orang lain apa yang kita tidak miliki, atau sebaliknya menemukan apa yang kita miliki. Yang merasa tidak cakep mudah tertarik dengan yang cakep, demikian juga karena merasa cakep jadi merasa harus mendapat pasangan yang cakep. Sebaliknya ada juga yang cakep tapi justru tertarik dengan yang tidak cakep, bisa karena sudah bosan dengan yang cakep-cakep, atau karena sudah biasa dengan hal cakep maka dia menjadi peka dengan keunggulan lain, misalnya tertarik dengan yang tidak cakep tapi pinter banget atau ramah dan baik hati.
Awal cinta memang kompleks. Seringkali seseorang tidak bisa menjelaskan secara pasti mengapa dia jatuh cinta. Saya sendiri punya teori bahwa ketertarikan itu merupakan mekanisme bawah sadar diri kita yang selalu bergiliran antara 3 hal : intelektual, spiritual/emosional, dan fisikal, atau bisa disebut mode atas, tengah, dan bawah. Saat alam bawah sadar kita sedang dominan mode atas, maka kita gampang terkesan dengan orang yang pintar, intelek, cerdas. Teman kuliah saya dulu sangat terkesan dengan Ira Kusno, presenter SCTV yang populer saat itu dengan pertanyaan-pertanyaan cerdas dan agresif saat wawancara. Ira Kusno sangat menarik karena cerdas, dan menurut saya sih ya cakep, buktinya layak muncul sebagai presenter TV.
Saat sedang mengalami mode tengah, kita tertarik dengan seseorang yang baik hati, sholeh, santun, juga yang mandiri, tegas, atau optimis. Beberapa teman mengaku memilih istri yang sekarang karena karakter mandiri yang tampak sejak berpacaran dahulu. Itu istri yang sekarang, entah yang nanti (hehe, just a joke).
Nah, kalau sedang dominan mode bawah, tentu saja kecantikan bagi cowok (dan ketampanan bagi cewek) adalah faktor utama pemicu ketertarikan. Definisi cakep memang realtif. Mancung dan pesek bisa sama-sama menarik. Memang sesuatu bisa tampak indah karena dua hal, memang bendanya indah, atau karena komposisinya indah. Jadi ada yang cakep karena dikaruniai wajah yang dipandang unggul yaitu hidung mancung, bulu mata lebar, bibir merekah, kulit putih, dsb-dsb menurut standar film Hollywood. Namun ada juga yang komposisinya indah, biarpun pesek, tapi entah gimana Allah memberi karunia komposisi sedemikian rupa sehingga menjadi cakep. Manapun penyebabnya, apakah barangnya atau komposisinya, yang jelas mode bawah tertarik dengan hal-hal yang fisikal.
Nah, alam bawah sadar kita itu selalu bergiliran antara mode atas, tengah, bawah. Dengan demikian ketertarikan kita juga selalu berubah-ubah. Suatu ketika terkagum-kagum dengan gadis yang bicara dengan cerdas (dan jadi ingin memilikinya), eh minggu berikutnya tergila-gila dengan teman yang manis manja, besoknya tiba-tiba mengidamkan gadis sholihah yang santun dan terjaga. Mana yang benar? Ya semua benar, kan alam bawah sadar kita modenya terus berubah….
Ini hipotesisnya. Kita akhirnya memilih pasangan hidup yang paling sesuai dengan mode alam bawah sadar kita yang sedang dominan saat kita memutuskan diri untuk menikah. Kalau waktu itu lagi sholeh, maka kriteria mode tengah menjadi dominan, dan karenanya karakter menjadi kriteria utama. Kalau waktu itu hormon remaja sedang tinggi sehingga jadi ‘bete’, ya kriteria fisiklah yang dominan. Semua sah-sah saja.
Dan itulah awal dari masalah. Setelah lama berkeluarga, kedua pasangan bisa mulai berubah mode dominan. Atau karena suatu hal menjadikan keunggulan pasangan menjadi tidak menonjol. Misalnya, dulu tertarik karena pacar terlihat sangat pintar dan cerdas, tapi karena kemudian hanya mengurus rumah tangga, maka kepintaran itu tak lagi menonjol, sehingga tiba-tiba pasangan menjadi berkurang ketertarikannya. Yang juga umum adalah ketertarikan pada kecantikan, namun umur memang tak dapat dilawan, kecantikan yang memudar membuat ketertarikan pasangan menjadi berkurang.
Beberapa waktu terakhir banyak sekali berita selebritis yang berpisah. Ini sih biasa. Namun ternyata ada juga beberapa tokoh politik yang juga pisah keluarga. Karena diliput media TV maupun cetak, akhirnya kasus-kasus itu menjadi perbincangan di meja makan. Sudah begitu kebetulan ada juga kasus-kasus serupa yang menimpa tetangga kami, keluarga jauh, juga teman-teman kami.
“Kenapa kira-kira Mas, ya…,” tanya istri saya membuka percakapan.
“Kurang komunikasi kali ya. Biasanya kan karena sama-sama sibuk sehingga jarang bertemu,” jawab saya sambil makan.
“Iya juga ya, mungkin jadi jarang ngobrol…. Seperti keluarga si anu itu kan pulangnya malem terus, ya suami ya istri,” kata istri membenarkan.
“Mungkin juga karena kurang iman,” celetuk saya lagi.
“Wah, apa itu maksudnya,” tanya istri.
“Ya itu, kurang beriman bahwa pasangannya sudah memiliki apa yang dia butuhkan. Bahwa pasangannya sebenarnya sudah oke dan bagus,” jawab saya sambil terus mikir, apakah memang itu penyebabnya.
Kurang beriman? Ya, mungkin itu sumber utama keretakan rumah tangga. Kurang beriman bahwa keharmonisan keluarga sama pentingnya (atau bahkan lebih penting) dengan karir. Kurang beriman bahwa -maaf- kepuasan seksual bukan semata-mata karena hal-hal fisik, namun lebih karena persepsi di pikiran. Kurang beriman bahwa cinta itu bisa dipupuk, dan bukan sesuatu yang jatuh dari langit. Dan kurang beriman bahwa perceraian itu (kecuali karena alasan akhlak) adalah sesuatu yang dimurkai Tuhan.
“Jadi solusinya adalah zikir,” kata saya beberapa hari kemudian kepada istri saya. “Ternyata komunikasi bukanlah yang menjadi penyebab utama masalah rumah tangga. Masalah utamanya adalah kurang mengingat kebaikan-kebaikan pasangan, dan karena itulah kecintaan berkurang…”
Dalam bahasa agama, mengingat-ingat itu disebut berzikir (dzikir). Kita tahu alam bawah sadar kita itulah yang mendominasi rasa jatuh cinta. Alam bawah sadar ini dominan dalam pengambilan keputusan non-rasional. Alam bawah sadar ini bisa dimanipulasi dengan memasukkan suatu bayangan tertentu secara terus-menerus hingga mengendap kedalamnya. Mengapa kita berzikir sesudah sholat? Itu untuk menumbuhkan kecintaan dan rasa syukur kepada Allah. Apakah Allah perlu dzikir kita itu? Salah! Kita yang memerlukannya agar hati menjadi dekat kepada-Nya, sehingga muncul rasa damai.
Hal yang sama seharusnya berlaku untuk keluarga kita. Kita harus berzikir tentang kebaikan-kebaikan pasangan kita (atau ingat-ingatlah kecantikan dan kecerdasan pacar kita dulu, ya pasangan kita itu). Apakah pasangan kita memerlukan zikir itu? Salah! Kita yang memerlukannya agar terus terjaga rasa cinta didalam hati kita itu. Dengan demikian kepuasan dan kebahagiaan bisa muncul dari dalam diri. Orang yang menganggap bahwa kebahagiaan itu diberikan oleh sesuatu dari luar, pasti akan menemui kekecewaan.
Tiap kali pergi keluar kota lebih dari 1 hari, saya mengalami kangen berat ke keluarga. Aneh memang, kalau sedang jauh begitu saya justru ingat istri terus. Ya seperti itulah ‘zikir pasangan’. Ingat ke pasangan kita, dan bersyukur punya pasangan sebaik dia (kalau merasa pasangan Anda kurang baik, carilah terus hal-hal baik dia, pasti ada. Kalau tidak juga ketemu, berarti Anda memang niat untuk tidak menemukan itu). Tentu saja di sepanjang jalan saya tertarik dengan wanita lain. Ya yang cantik, ya yang pintar, ya yang baik. Saya normal kok, seperti pria lainnya saya tertarik. Namun saya yakin, hal-hal yang indah itu hanya parsial, sebagian saja. Belum tentu kalau kemudian saya bersama wanita-wanita itu semuanya akan lebih indah. Bisa jadi malah lebih buruk. Dan saya sudah beriman dengan senjata antinya : zikir atas kebaikan-kebaikan istri saya.
Alhamdulillah, saya merasa lebih damai….
baca selengkapnya ( klik ) di sini...
Label:
membina keluarga sakinah
Rabu, 20 Januari 2010
MEMAHAMI HATI WANITA DAN PRIA
“ Hai manusia sesungguhnya telah aku ciptakan kalian dari laki-laki dan perempuan, dan kujadikan kalian berbangsa dan bersuku-suku, agar kalian saling mengenal “ ( Al Qur’an ). Saling mengenal, merupakan tujuan dari adanya perbedaan manusia , baik perbedaan jenis kelamin, bangsa maupun suku. Merupakan hal penting bagi manusia, yang dapat memperlancar hubungan antar sesama.
Perbedaan antara pria dan wanita penting diketahui agar terjalin saling pengetian dan hubungan harmonis antara laki-laki dan perempuan khususnya antara suami dan istri, dalam menjalani bahtera rumah tangga, yang selalu menghadapi gelombang , permasalahan hidup yang bisa menimbulkan stress.
TAK banyak yang tahu, sebenarnya pria dan wanita mempunyai perbedaan dalam menghadapi stres. Ada perbedaan terbesar diantara pria dan wanita. Pria akan selalu
menarik diri untuk memusatkan perhatian.
Biasanya ingin merampungkan persoalan lebih cepat serta tidak mau diganggu. Wanita akan berkeinginan untuk terus berbicara guna mengatasi kebingungan dan mengeluarkan tekanan emosi. Yang jelas, biasanya wanita akan terasa lega kalau sudah berbicara/ ngomel.
Pria akan merasa lebih baik kalau persoalannya cepat dipecahkan. Kadang kala mereka diam ingin menyendiri. Wanita akan merasa lebih baik kalau ada seseorang yang mau mendengarkan tentang masalah yang dihadapi. Biasanya kaum wanita ’’curhat’’ kepada orang yang dipercaya.
Dan bilamana masing-masing pasangan tidak memahami dan tidak mau menerima, tidak mustahil akan terjadi benturan-benturan di dalam rumah tangga mereka yang sebenarnya dapat dihindari. Bahkan tak mustahil bisa mengarah perceraian, demikian tutur pakar kejiwaan dr Debra Winger asal Carolina Selatan.
Mengharapkan pria (suami-red) yang sedang menarik diri untuk secara mendadak mau bersikap terbuka adalah suatu tindakan yang tidak realistis. Ini sama halnya dengan mengharapkan wanita yang tengah emosional untuk segera menjadi tenang dan berpikir dengan nalarnya. Jadi masing-masing harus memahami keadaan.
Di dalam menghadapi pria yang sedang menarik diri, maka ada lima kesalahan umum yang sering dilakukan wanita.
Pertama, menganggap pria tidak mau mendengarkan atau cuek.
Kedua, menganggap pria meninggalkannya atau tidak cinta lagi.
Ketiga, menganggap pria tidak memedulikannya.
Keempat, menganggap pria meremehkan dirinya atau merasa dihina. Kelima, menganggap pria tidak punya perasaan atau egois.
Wanita bila tengah emosional tidak dapat menguraikan kejadian-kejadian yang menjadi penyebab kejengkelannya. Bisa saja wanita itu membicarakan mengenai berbagai hal dari besar ke kecil, dari dulu sampai sekarang; dari penting sampai tidak penting.
Wanita tidak bisa secara langsung memecahkan kesulitan-kesulitannya, wanita akan mencari kelegaan dengan mengungkap dirinya ingin dimengerti, dengan membicarakan kesulitannya secara acak, emosi bisa menjadi reda.
Wanita perlu talking out. Dia merasa lebih ringan. Pergi keluar rumah untuk berbelanja, creambath dan lain-lain sesuai kemampuan keuangannya.
Pria yang tertekan dengan masalah memerlukan hal-hal kecil untuk mengalihkan persoalannya. Pria perlu memerlukan hal-hal kecil sampai menantang untuk menyalurkan tekanan emosinya.
Dengan mendengarkan wanita yang membicarakan emosinya, pria sering merasa sebagai orang yang harus dituntut bertanggung jawab karena pria hanya akan berbicara dengan dua alasannya: menyalahkan orang lain atau sedang membutuhkan nasihat.
Paling Unik
Wanita memang makhluk yang paling unik. Mengapa? Bila wanita sedang berbicara mengeluarkan tekanan emosi, pria tidak perlu memberikan jalan keluar. Mengapa? Bukan itu yang dibutuhkan oleh wanita.
Yang dibutuhkan hanya ’’perhatian dan kesediaan sang pria untuk mengerti dan mendengarkan.’’ Untuk memperoleh kelegaan, pria boleh mendorong wanita untuk terus mengeluarkan unek-uneknya.
Seperti halnya pria akan terpuaskan, jika dia berhasil menguraikan detail-detail rumit untuk menyelesaikan inti persoalan, wanita pun akan merasa puas. Untuk itu wanita perlu ’’curhat’’ kepada orang yang dapat menyimpan rahasia.
Bagi pria bilamana dia mau belajar untuk lebih banyak dan lebih sabar memuaskan wanita dengan memberikan dukungan emosional. Dia akan mendapati bahwa sebenarnya tidaklah sulit menjadi pendengar yang baik.
Dan itulah yang diharapkan seorang wanita. Wanita bisa mengingatkan pria bahwa dia hanya ingin berbicara dan tidak perlu membicarakan bantuan penyelesaian.
Pria dapat mengingatkan bahwa sikap menyerang atau mengecam yang diperlihatkan oleh wanita hanyalah bersifat semu dan sementara. Jadi harus bersabar.
Pria dapat mengingatkan wanitanya untuk sementara tidak mengajaknya berbicara pada saat dia ingin menarik diri (berdiam diri). Dan wanita dapat menghormati prianya, bilamana dia memberikan dukungan emosional dengan cara menahan diri untuk berbicara alias diam.
Berdasarkan cara ini, pria akan dapat lebih tenang setelah akhirnya memahami kebutuhan wanita untuk berbicara mengenai kesulitan-kesulitannya.
Pria akan lebih sanggup mendengarkannya harus merasa bertanggung jawab untuk memecahkan semua kesulitan wanita.
Wanita pada saat-saat prianya sedang menarik diri tidak perlu lagi merasa kecewa dan jengkel, lebih baik dia mencari hal-hal untuk memanjakan diri sendiri, seperti membaca, ke salon, berbelanja, berkunjung ke rumah teman.
Dan bila wanita dapat menyenangkan dirinya sendiri, maka pria akan merasa dicintai dan diterima, dan pria itu akan lebih cepat menggabungkan dirinya kembali dengan pasangannya. Bagi wanita, membagi kesulitan dengan orang lain merupakan tanda cinta dan kepercayaannya.
Bagi pria, menawarkan pemecahan masalah, merupakan tanda pembelaan dan penghormatan. Pria yang tidak mau mendengarkan akan mendorong wanitanya untuk menjadi lebih cerewet.
Sementara itu wanita yang mengecam pria karena menarik diri akan mendorong si pria lebih banyak berada di luar rumah.
Yang lebih penting lagi adalah kesadaran bahwa hidup tidak lepas dari ujian dan cobaan. Kesabaran merupakan salah satu solusi agar masalah yang dihadapi bisa diselesaikan dengan tenang. Dan berdoalah kepadaNYa agar senantiasa diberi jalan keluar dari masalah yang dihadapi
baca selengkapnya ( klik ) di sini...
Label:
membina keluarga sakinah
Langganan:
Postingan (Atom)