mungkin rizqi anda :

Selamat Datang ! Selamat Membaca ! jumlah pengunjung dari negara: ...

free counters
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan umum. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Juni 2012

MEROKOK DAN DAMPAKNYA

SEJARAH ROKOK
Menurut sejarah, merokok untuk pertama kali dilakukan oleh orang – orang Indian Amerika yang dilakukan sebagai bagian dari upacara ritual mereka. Orang Eropa yang pertama kali menemukan benua Amerika pada tahun 1492 kemudian membawa tembakau ke Eropa. Merokok kemudian menjadi kebiasaan baru di Eropa. Tetapi orang-orang Eropa melakukan kegiatan merokok hanya untuk kesenangan. Tembakau telah meningkatkan perdagangan dan keuntungan orang-orang Amerika untuk memperluas tanaman tembakau.  
Pada abad ke 17 tembakau dibawa oleh pedagang Eropa ke Asia dan Afrika . pada abad ke 19 orang – orang spanyol membawa sigaret ke Asia melalui pilipina dan selanjutnya ke Rusia dan Turki. Sejak itu kebiasaan merokok mulai memasuki dunia Islam. Menurut sejarah, Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya hidup ketika tembakau atau rokok belum diterima di kalangan mereka. Nabi Muhammad SAW dan para sahabat dekatnya yang menjadi pembela Islam di seluruh dunia, mereka semua selama hidupnya tidak merokok. Merokok mulai dilakukan oleh umat Islam setelah lama Nabi Muhammad SAW dan para sahabat dekatnya meninggal dunia. Mereka melakukan kegiatan merokok karena mereka tidak mengetahui bahwa merokok sangat membahayakan kesehatan. DAMPAK MEROKOK Mengapa Orang Merokok ? MITOS • Menghilangkan stress • Supaya Lebih produktif • Bisa konsentrasi • Lebih rileks • Lebih semangat • Ada kesibukan di tangan • Karakteristik Remaja • Ketidak tahuan konsumen • Ketidak berdayaan yang sudah ketagihan JAMINAN KELANGSUNGAN BISNIS INDUSTRI ROKOK TIDAK ADA PERLINDUNGAN HUKUM BAHAN ADIKTIF UU RI Nomor 23, Tahun 1992 Tentang Kesehatan Bahan yang penggunaannya dapat menimbulkan ketergantungan psikis Misal : Nikotin, Kafein, Alkohol, Inhalansia APA ITU NIKOTIN ?  Suatu bahan kimia yang cukup poten dan adiktif  Suntikan 60mg nikotin secara I.V. bisa mematikan.  Berpengaruh pada sistem saraf  Cepat meresap kedalam sel tubuh  Menyebabkan spasm pada saluran darah  Menyebabkan ketagihan  Konsumsi berlebihan menyebabkan keracunan APA ITU TEMBAKAU?  Nama saintifik : Nicotiana tobacum  Berasal dari benua Amerika  Upacara keagamaan kaum Red Indian  Abad enambelas dibawa ke benua Eropah  Dari Eropa tersebar luas ke seluruh dunia  Dibawa masuk oleh Inggeris ke Asia pada tahun 1929  Cara penggunaan - hirup, hisap dan kunyah  Pernah digunakan untuk membunuh cacing parasit dalam usus Divine kretek ( ???) • Penemuan terbaru Gretha Zahar dan Sutiman Bambang Sumitro • Digunakan untuk penyembuhan penyakit kanker, kardiovaskuler, autis, stroke, dan paru-paru (setelah dilakukan peluruhan komponen radikal bebas pada tembakau) ADIKSI membawa serta BAHAN KIMIA BERACUN Asap Rokok: 4000 bahan kimia beracun, 69 penyebab kanker PADAT: √ NIKOTIN (ADIKTIF) + Efek pada pembuluh darah √ TAR(kumpulan partikel pdt penyebab kanker) GAS: √ CO (mengikat sel darah merah mengganti O2) √ Gas-gas berbahaya lain KANDUNGAN ASAP ROKOK ?  Macam-macam bahan - tar jalan, racun serangga, ubat gegat, kapur barus, racun anai-anai, gas kentut, gas racun, bahan plastik, bahan api dll.  Lebih 4000 bahan kimia - 200 yang sangat toksik - 43 bahan yang karsinogenik - berbagai bahan iritan - berbagai partikel yang merusak paru-paru - berbagai bahan perasa dan pengawet  Ramuan utama - nikotin APA ITU MEROKOK ?  Merokok secara aktif menghisap asap rokok aliran utama melalui mulut  Merokok secara pasif menghisap asap aliran sisi dan asap aliran utama yang dihembus keluar oleh perokok. terpapar kepada asap rokok pasif selama 15 menit melebihi 2 hari dalam seminggu.  Bukan perokok yang berada dalam suatu ruang yang dipenuhi asap rokok dalam waktu satu jam menyamai merokok secara aktif 15 batang rokok. Asap aliran sisi  Asap yang keluar dari bagian rokok yang dinyalakan  Tidak melalui penapis  Hasil dari proses pembakaran yang tidak sempurna  Mengandung bahan kimia beracun yang konsentrasinya lebih tinggi dibanding asap aliran utama yang dihisap oleh perokok FAKTA = KEKUATAN ROKOK : NIKOTIN Nikotin 7 -10 detik ► Susunan Syaraf Pusat ▼ DOPAMIN >> → Sistim Limbic → sensasi kenikmatan → Dopamin dideposit di synapsis: 40 menit efek nikotin hilang → ingin merokok lagi → DOPAMIN >>>>> → REAKSI OTAK: Mengurangi jumlah DOPAMIN → perokok butuh menaikkan dosis rokok untuk memenuhi tingkat kenikmatan yang telah dicapai ↓ NIKOTIN: ADIKTIF (ketagihan / ketergantungan thd sensasi nyaman) REAKSI THD STRESS PEROKOK BUKAN PEROKOK (merokok = sensasi nyaman) (bukan penghilang stress) Mitos “Merokok menghilangkan stress” PESAN PROMOSI YANG MENYESATKAN • “A Mild”, “Star Mild”, “X-Mild”, “U-Mild”. “Mezzo …zoo mild”, “L-A Light” q “low” tar and nicotine branding tehnik pemasaran yang semakin populer q KONSUMEN MERASA AMAN i MENINGKATKAN KONSUMSI Yang dijual bukan semata-mata Rokok tetapi EFEK ADIKTIF NIKOTIN 1. Ada ketergantungan fisik & psikologik ► Kesadaran perokok dikontrol / dijajah oleh nikotin 2. Reduksi kesadaran kritis dari bencana sosial menjadi masalah personal (Merokok adalah kesalahan individu!?) KERACUNAN NIKOTIN  Hisap rokok berlebihan  Gejala keracunan ringan : - mual, muntah, sakit perut, pening, berpeluh, pucat.  Gejala keracunan berat : - pusing kepala yang parah, otot lemah koma dan bisa membawa maut. KEMATIAN DISEBABKAN MEROKOK.. WHO • Pada saat ini - 4 juta kematian terjadi setiap tahun - 11,000 kematian setiap hari ~ seperti 27 pesawat Boeing 747 jatuh terhempas setiap hari - 70% berlaku di negara berkembang • Menjelang tahun 2030 - 10 juta kematian akan terjadi setiap tahun - Melebihi jumlah keseluruhan kematian karena AIDS, TB, kematian ibu bersalin dan kematian perinatal Di Indonesia 78% perokok mulai merokok pada usia REMAJA FAKTA MEROKOK DI KALANGAN REMAJA • Di Dunia 2.5 Miliar (2500000) • Perokok di kalangan lelaki 15 tahun ke atas Meningkat dari 41 %- 50 % (1996) • Sebanyak 25 % pelajar lelaki merokok dan rata-rata mereka menghisap sebanyak 24.3 batang rokok sehari • Sebanyak 71 % remaja pernah mencoba merokok dan dalam satu kajian lain pula didapati 85 % perokok adalah mereka yang berusia antara 19-22 tahun. • Setiap hari lebih dari 50 remaja di bawah umur 18 tahun mulai menghisap rokok. KAITAN MEROKOK DENGAN MASALAH SOSIAL YANG LAIN • Rokok dan alkohol proportion perokok yang juga pengguna alkohol = 25% ( CI: 19.3% - 30.7%) proportion pengguna alkohol yang juga perokok = 93% (CI: 87.6% - 98.4%) • Rokok dan ganja/candu proportion perokok yang juga pengguna ganja = 14.3% ( CI:14.23% - 14.36%) proportion penagih ganja yang merokok = 97.1% (CI: 97.07% - 97.13%) Apa yang dilakukan asap rokok pada tubuh (1) TAR dan GAS BERACUN TAR * RIBUAN partikel padat dan lengket, mengendap di saluran paru – rangsangan kronik → KANKER PARU GAS-GAS BERACUN: * merangsang lendir * lumpuhkan bulu getar → BRONKITIS KRONIS * lumpuhkan serat elastin →EMPHYSEMA →kulit keriput * ikut aliran darah → Kanker berbagai organ Apa yang dilakukan asap rokok pada NIKOTIN & CO Penyempitan pemb.darah Θ denyut jantung naik Θ aliran darah ke organ tubuh berkurang Mengikat sel darah merah m’ganti O2 Organ tubuh kekurangan Nutrisi dan O2 Efek Pada PARU Efek Pada PEMBULUH DARAH, JANTUNG dan OTAK Pada IBU HAMIL dan Bayi Resiko keguguran, bayi lahir mati, lahir prematur, berat badan lahir rendah, bayi kurang gizi → IQ <, gangguan pertumbuhan, perkembangan paru lambat, bayi mati mendadak (SIDS). Di Indonesia, 78% perokok mulai merokok pada usia REMAJA Efek Pada BUKAN-PEROKOK Memaksa meresiko dampak kesehatan akibat rokok  Resiko penyakit jantung dan kanker paru 25% > tinggi  Resiko Kanker Paru Istri Perokok 30% > istri bukan perokok  ANAK-ANAK Perokok: • Resiko penyakit saluran nafas 2x > • Resiko kelainan janin >> • 75% menjadi perokok aktif Yang dilakukan asap rokok orang lain…. Paparan asap rokok orang lain selama 30 menit akan meningkatkan jumlah sel dinding dalam pembuluh darah (endotel), menambah beban oksidasi, menyebabkan kerusakan sel endotel dan penggumpalan sel pembeku darah ► yang akan menyebabkan penyempitan dan kekakuan pembuluh darah. (Burke Fishburn, WHO TFI. Why 100% Smoke Free: power point presentation. SEATCA Regional Workshop FCTC Article 8. Bangkok, Dec 2007) baca selengkapnya ( klik ) di sini...

Selasa, 20 Desember 2011

MANFAAT SAMPAH

Kalau kita perhatikan lingkungan sekitar kita, hal yang mengganggu pemandangan adalah sampah. Masih banyak orang yang suka membuang sampah sembarangan. Hal ini selain dapat mengurangi keindahan juga dapat mengganggu kesehatan. Dan yang lebih utama lagi kondisi tersebut mencerminkan kurangnya keimanan, karena Kebersihan adalah sebagian dari Iman. Apakah sampah itu ? apakah dapat dimanfaatkan ?



Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber aktivitas manusia maupun hewan.

Kebiasaan masyarakat yang membuang sampah sembarangan perlu diperbaiki dengan diberi pengarahan untuk membuang sampah pada tempatnya. Karena :

- Sampah adalah sarang kuman dan bakteri penyakit. Membuang sampah pada tempatnya dapat menghindari tubuh supaya tidak tertular penyakit, juga menjaga kebersihan lingkungan sekitar
- Sampah menjadi tempat berkembang-biak dan sarang Serangga dan Tikus
- Sampah menjadi sumber polusi dan pencemaran tanah, air dan udara.
- Sampah menjadi sumber dan tempat hidup kuman-kuman yang membahayakan kesehatan
- Sampah dapat menimbulkan kecelakaan dan kebakaran.

Sampah itu bermacam-macam. Jenisnya berbeda-beda. Maka sampah perlu dipilah-pilah. Secara garis besar sampah dibedakan menjadi 3 ( tiga ) jenis, yaitu :

- Sampah anorganik/kering,
Yaitu sampah yang tidak dapat mengalami pembusukan secara alami, contoh: logam, besi, kaleng, plastik, karet atau botol.

- Sampah organik/ basah
Yaitu sampah yang dapat mengalami pembusukan secara alami, contoh: sampah dapur, sampah restoran, sisa sayuran, rempah-rempah atau sisa buah

- Sampah berbahaya
Yaitu sampah yang dapat menyebabkan keracunan, atau dapat menyebabkan luka-luka, contoh: baterei, botol racun nyamuk, atau jarum suntik bekas.

Lalu apakah sampah ada manfaatnya ?
Sampah dapat dimanfaatkan antara lain :

- Sampah dapur atau sisa restoran, sampah pepohonan dan kotoran hewan dapat dijadikan pupuk.
- Bungkus kemasan detergen, sabun, dan pembersih ruangan dapat menjadi kerajinan tangan alat-alat rumah tangga seperti tas, variasi bunga-bunga plastik, tempat pensil, dll.
- Kaleng bekas cat dan bohlam biasanya bisa dijadikan pot bunga dan hiasannya.
- Kertas, besi, dan kawat dapat dilebur ulang menjadi benda baru.

Jagalah kebersihan !!!

baca selengkapnya ( klik ) di sini...

Minggu, 27 Maret 2011

PSIKOLOGI REMAJA




Ciri - Ciri Remaja Yang Sehat



Di jaman modern seperti sekarang ini , perkembangan kehidupan remaja sangat mengkhawatirkan. Pengaruh lingkungan luar, dalam bentuk percampuran kebudayaan asing terjadi demikian pesat. Rasa ingin tahu yang demikian besar tanpa diimbangi dengan penalaran yang tepat, memungkinkan remaja mengambil apa yang dianggap baik dan menyenangkan tanpa memikirkan pantas tidaknya hal itu dilakukan.

Kondisi emosi remaja yang labil menyulitkan orang tua untuk mengarahkan remaja, sebab jika remaja dikekang ia akan memberontak, dan jika dibebaskan ia akan lepas kendali, karena belum mampu menggunakan akal sehatnya untuk melangkah secara benar. Bagaimanakah langkah yang harus ditempuh agar dapat dicapai pola kehidupan remaja yang sehat ???


A. Usia Remaja

Remaja adalah suatu fase perkembangan yang dialami seseorang ketika memasuki usia 12 sampai 22 tahun. Masa remaja merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang paling menentukan dalam kehidupan seseorang. Oleh karena itu, pada masa remaja merupakan masa yang paling tepat dalam menggali berbagai potensi yng dimiliki seseorang untuk dikembangkan ke arah yang positif demi keberhasilan hidupnya di masa mendatang. Konopka ( dalam Syamsu Yusuf, 2000) membagi remaja menjadi tiga rentangan, yaitu :
1. Remaja Awal : 12 – 15 tahun
2. Remaja Madya : 15 – 18 tahun
3. Remaja Akhir : 19 – 22 tahun

B. Ciri-ciri Remaja

Ada bermacam – macam aspek yang perlu dipahami untuk dapat mengetahui perkembangan remaja, antara lain meliputi :
1. Perkembanagn Fisik
2. Perkembangan Kognitif
3. Perkembangan Emosi
4. Perkembangan Moral
5. Perkembangan Sosial
6. Perkembangan Kepribadian
7. Perkembangan Kesadaran Beragama

Bagaimanakah ciri – ciri fase perkembangan remaja ?

1. Perkembanagn Fisik

Fase remaja adalah periode kehidupan manusia yang sangat strategis, penting, dan
berdampak luas bagi perkembangn berikutnya. Perubahan fisik yang terjadi pada anak
saat memasuki masa remaja adalah tampak dengan adanya perubahan struktur tubuh
yang berbeda dengan struktur tubuh masa kanak-kanak . Perubahan yang paling
menonjol pada anak di usia remaja adalah mulai berfungsinya organ reproduksi
mereka. Pada remaja awal, pertumbuhan fisiknya sangat pesat tetapi tidak
proporsional, misalnya pada hidung, tangan dan kaki. Pada remaja akhir , proporsi
tubuh remaja mencapai ukuran tubuh orang dewasa dalam semua bagiannya.

a. Ciri – ciri seks primer

Remaja pria mengalami pertumbuhan pesat pada organ testis, pembuluh yang
memproduksi sperma dan kelenjar prostat. Kematangan organ – organ seksualitas
ini memungkinkan remaja pria , sekitar usia 14 sampai 15 tahun memngalami
mimpi basah ( keluar sperma ).

Pada remaja wanita, terjadi pertumbuhan cepat pada organ rahim dan Ovarium
yang memproduksi ovum ( sel telur ) dan hormon untuk kehamilan. Akibatnya,
terjadilah siklus menarche (menstruasi pertama). Siklus awal menstruasi sering
diiringi dengan sakit kepala, sakit pungung, kelelahan, depersi, dan mudah
tersinggung.

b. Ciri – ciri seks sekunder

Seksualitas sekunder pada remaja adalah pertumbuhan yang melengkapi
kematangan individu sehingga tampak sebagai lelaki atau perempuan.

Remaja pria biasanya akan mengalami :
1). Pertumbuhan bulu-bulu pada kumis, jambang, janggut, tangan, kaki, ketiak dan
kelaminnya
2). Telah tumbuh jakun dan terjadi perubahan suara menjadi parau dan rendah;
3). Tumbuh jerawat di wajah yang disebabkan aktifnya kelenjar ekspresi
maupun kelenjar endokrin di dalam tubuh;
4). Kulit berubah menjadi kasar;

Pada remaja wanita juga mengalami :
1). Pertumbuhan bulu-bulu secara lebih terbatas, yaitu pada ketiak dan Kelamin;
2). Pertumbuhan pada kelenjar yang memproduksi air susu di buh dada;
3). Pertumbuhan pinggul sehingga menjadi wanita dewasa secara proporsional.

2. Perkembangan Kognitif

Pertumbuhan otak mencapai kesempurnaan pada usia 12 sampai 20 tahun. Secara
fungsional perkembangan kognitif ( kemampuan berpikir ) remaja dapat digambarkan
sebagai berikut :
a. Secara intelektual remaja mulai dapat berpikir logis tentang gagasan abstrak.
b. Berfungsinya kegiatan kognitif tingkat tinggi yaitu membut rencana strategis dan
membuat keputusan – keputusan serta memecahkan masalah.
c. Sudah mampu menggunakan abstraksi – abstraksi, membedakan yang konkrit
dengan yang abstrak.
d. Munculnya nalar secara ilmiah, belajar menguji hipotesis.
e. Memikirkan masa depan, perencanaannya, dan mengeksplorasi alternatif untuk
mencapainya.
f. Mulai menyadari proses berpikir efisien dan relajar berintrospeksi.
g. Horizon berpikirnya semakin meluas, bisa meliputi agama, keadilan, moralitas, dan
identitas ( jati diri ).

3. Perkembangan Emosi

Remaja mengalami puncak emosionalitas ( perkembangan emosi tingkat tinggi ).
Perkembangan emosi remaja awal menunjukkan sifat sensitif, reaksi yang kuat,
emosinya bersifat negatif, dan temperamental ( mudah tersinggung, marah, sedih,
murung ), sedangkan remaja akhir sudah mulai mampu mengendalikannya.

Remaja yang berkembang di lingkungan yang kurang kondusif, kematangan
emosionalnya terlambat, sehingga mengalami akses negatif berupa tingkah laku,
misalnya :
a. Agresif : melawan, keras kepala, berkelahi, suka mengganggu, dan lain-lain:
b. Lari dari kenyataan ( regresif ). Suka melamun, pendiam, senang menyendiri,
mengkonsumsi obat penenang, minuman keras, atau obat terlarang.

Lingkungan yang harmonis dan kondusif dapat membantu kematangan emosi remaja
menjadi sebagai berikut :
a. Adekuasi (ketepatan) emosi; cinta, kasih sayang, simpati, altruis (senang menolong),
respek ( sikap hormat dan menghargai orang lain), ramah, dan lain-lain.
b. Mengendalikan emosi; tidak mudah tersinggung, tidak agresif, wajar, optimis, tidak
meledak – ledak dalam menghadapi masalah.

4. Perkembangan Moral

Remaja sudah mampu berperilaku yang tidak hanya mengejar kepuasaan fisik saja,
tetapi meningkat pada tataran psikologis ( rasa diterima, dihargai, dan penilaian positif
dari orang lain ). Namun , penelitian membuktikan bahwa perkembangan moral remaja
baru berkisar di tahap 3 ( remaja berperilaku sesuai dengan tuntutan dan harapan
kelompoknya saja ). Tahap 4 ( remaja telh bertingkah laku sesuai norma dan panutan
yang berlaku secara luas ).

5. Perkembangan Sosial

Remaja telah mengalami perkembangan kemampuan untuk memahami orang lain (
social cognition ) dan menjalin persahabatan. Remaja memilih teman yang memiliki
sifat dan kualitas psikologis yang relatif sama dengan dirinya, misalnya sama hobi,
minat, sikap, nilai dan kepribadiannya.

Perkembangan sikap yang cukup rawan pada remaja adalah sikap ” comformity ” yaitu
kecenderungan untuk menyerah dan mengikuti bagaimana teman sebayanya berbuat.
Misalnya dalam hal berpendapat, pikiran , nilai, gaya hidup, kebiasaan, kegemaran,
keinginan, dan lain-lainnya.

6. Perkembangan Kepribadian

Isu sentral pada masa remaja adalah masa berkembangnya identitas diri ( jati diri )
yang bakal menjadi dasar bagi masa dewasa. Remaja mulai sibuk dan heboh dengan
problema ” Siapa Saya ? ” . Terkait dengan hal tersebut, remaja justru risau mencari
idola-idola dalam hidupnya yang dijadikan tokoh panutan dan kebanggaan. Faktor –
faktor penting dalam perkembangan integritas pribadi remaja adalah :

a. Pertumbuhan fisik semakin dewasa, membawa konsekwensi untuk berperilaku
secara dewasa pula.
b. Kematangan seksual berimplikasi pada dorongan dan emosi – emosi baru.
c. Munculnya kesadaran terhadap diri dan mengevaluasi kembali norma – norma dan
cita – cita dirinya ;
d. Kebutuhan interaksi dan persahabatan lebih luas dengan teman sejenis dan lawan
jenis;
e. Munculnya konflik – konflik sebagai akibat masa transisi dan masa anak menuju
dewasa.

Remaja akhir sudah mulai dapat memahami , mengarahkan dan menyikapi,
mengembangkan dan memelihara identitas diri. Tindakan antisipasi remaja akhir
ádalah :
a. Berusaha bersikap hati – hati dalam berperilaku dan menyikapi kelebihan maupun
kelemahan dirinya;
b. Mengkaji tujuan dan keputusan untuk menjadi model manusia yang bagaimana;
c. Memperhatikan etika masyarakat, kehendak orang tua, dan sikap teman–temannya.
d. Mengembangkan sikap – sikap pribadinya.

7. Perkembangan Kesadaran Beragama

Iman dan hati adalah penentu perilaku dan perbuatan seseorang. Bagaimana
perkembangan spiritual ini terjadi pada remaja ? Sesuai dengan perkembangannya
kemampuan kritis remaja mampu menyoroti nilai – nilai agama dengan cermat.
Mereka mulai membawa nilai – nilai agama ke dalam kalbu/kehidupannya. Akan
tetapi, mereka juga mengamati secara kritis kepincangan – kepincangan di masyarakat
atas praktek – praktek kebersamaan. Banyak lapisan masyarakat yang gaya hidupnya
kurang memedulikan nilai agama, bersifat munafik, tidak jujur, dan perilku amoral
lainnya. Di sinilah idealisme keimanan dan spiritual remaja mengalami benturan –
benturan dan tujuan.

C. Remaja Yang Sehat

Pengaruh lingkungan luar, dalam bentuk percampuran kebudayaan asing yang terjadi se-
demikian pesat, merupakan hal yang sangat mengkhawatirkan terhadap perkembangan
kehidupan remaja. Rasa ingin tahu yang demikian besar tanpa diimbangi dengan
penalaran yang tepat, memungkinkan remaja mengambil apa yang dianggap baik dan
menyenangkan tanpa memikirkan pantas tidaknya hal itu dilakukan.

Kondisi emosi remaja yang labil menyulitkan kaum orang tua untuk mengarahkan
remaja, sebab jika remaja dikekang ia akan memberontak, dan jika dibebaskan ia akan
lepas kendali, karena belum mampu menggunakan akal sehatnya untuk memilah dan
memilih mana yang pantas dan mana yang tidak.

Untuk mencapai pola kehidupan yang sehat, perlu ditanamkan sejak dini kepada anak –
anak khususnya yang sedang memasuki masa remaja, bahwa tugas perkembangan masa
remaja merupakan persiapan pencapaian segala hal yang berkaitan dengan kehidupan
masa dewasa. Maka dari itu, langkah yang tepat dalam mengatasi masa remaja adalah
mengarahkan kegiatan mereka dengan memberikan tempat yang tepat sebagai media
penyaluran bakat, minat, dan sikap emosi mereka yang menggebu-gebu. Misalnya bagi
remaja yang senang berkelahi diarahkan untuk mengikuti latihan bela diri, sehingga hasrta
bertarungnya dapat tersalurkan secara positif. Demikian pula remaja yang senang
mencorat – coret tembok ( grafis ) perlu diarahkan di bidang melukis, dan sebagainya.

Tidak mudah memang untuk menyalurkan bakat karena selalu terbentur oleh sarana
prasarana maupun situasi lingkungan yang tidak mendukung.

Sebagai gambaran bentuk remaja yang sehat adalah sebagai berikut :
a. Mempersiapkan penampilan dirinya dengan berolah raga, baik secara langsung maupun
tidak langsung. Mendaki gunung merupakan salah satu bentuk kegiatan yang secara
tidak langsung berolah raga.
b. Mempersiapkan potensi karier yang ada pada dirinya melalui kegiatan penyaluran bakat
dan minat. Misalnya : memasukkan remaja ke klub motocross jika ia senang ngebut di jalan raya.
c. Menanamkan nilai – nilai keagamaan melalui kegiatan remaja yang diselenggarakan di tempat peribadatan.
d. Memberikan kebebasan dalam mengemukakan pendapat dengan terjun membentuk organisasi sesuai keinginan remaja. Misalnya : membentuk kelompok musik, kelompok sepak bola, dan sebagainya.
e. Melibatkan remaja dalam kegiatan sosial di tempat mereka tinggal sehingga mereka tidak lagi dianggap anak – anak.
f. Mengembangkan aspek intelektual mereka dengan membuka kesempatan untuk menimba ilmu semaksimal mungkin. Misalnya : mengikut sertakan remaja dalam berbagai lomba ketrampilan maupun kursus – kursus.

Keberhasilan orang tua mengarahkan remaja akan menghasilkan sosok seorang yang berkepribadian menarik yang ditandai dengan penampilan fisik dan psikologis yang sehat.

baca selengkapnya ( klik ) di sini...

Minggu, 19 Desember 2010

SEJARAH AWAL PERKEMBANGAN ILMU 2


Zaman Yunani ( abad 7 SM – 6 M )



Zaman Yunani dipandang sebagai masa kelahiran pemikiran kritis reflektif manusia, karena pada masa ini orang memiliki kebebasan untuk mengungkapkan ide-ide atau pendapatnya. Bangsa Yunani pada masa ini tidak lagi mempercayai dongeng atau mitos yang diterima dari nenek moyangnya yang memberitahukan tentang asal mula segala sesuatu, baik dunia maupun manusia. Mereka mulai menumbuhkan sikap yang senang menyelidiki segala sesuatu secara kritis. Akal manusia tidak puas ...

dengan keterangan dari dongeng atau mitos karena tidak dapat dibuktikan dengan akal. Oleh karena itu para pemikir pertama adalah orang – orang yang mulai meragukan mitos dan mulai mencari-cari dengan akalnya dari mana asal alam semesta yang menakjubkan itu. Sudah barang tentu kemenangan akal atas mitos itu tidak terjadi dengan tiba-tiba. Kemenangan itu diperoleh berangsur-angsur, berjalan hingga berabad-abad.
Pada hakekatnya kelahiran cara berpikir kritis di Yunani merupakan suatu revolusi yang besar . dengan revolusi itu, manusia mulai melhat bahwa dunia dan gejal-gejala hidup di dalamnya merupakan kenyataan-kenyataan obyektif yang dapat diamati dan dipelajari secara sistematis.
Awal pergumulan akal dengan mitos terjadi pada kira-kira abad ke-6 SM. Pergumulan itu umpamanya demikian : menurut mitos, pelangi atau bianglala adalah seorang dewa atau dewi ( menurut orang Jawa : tangga tempat para bidadari turun dari sorga ). Akan tetapi Xenophanes mengemukakan pendapatnya, bahwa pelangi adalah awan, sedang Anaxagoras berpendapat, bahwa pelangi itu pemantulan matahari pada awan. Jelaslah bahwa pendapat kedua orang ini bukan karena mitos, melainkan karena penggunaan akal, yang mendekati gejala pelangi dengan pikirannya. Pendekatan rasional yang demikian itu menghasilkan pendapat yang dapat dikontrol, dapat diteliti akal dan dapat diperdebatkan kebenarannya.
Bangsa Yunani juga tidak dapat menerima pengalaman yang didasarkan pada sikap menerima begitu saja segala sesuatu ( receptive mind ), melainkan menumbuhkan suatu sikap yang senang menyelidiki sesuatu secara kritis. Mereka tidak menerima pengalaman-pengalaman secara pasif-reseptif, karena bangsa Yunani memiliki an inquiring attitude, an inquiring mind. Sikap seperti inilah yang menjadi cikal bakal tumbuhnya ilmu pengetahuan modern. Sikap kritis ini pulalah yang menjadikan bangsa Yunani tampil sebagai ahli-ahli piker terkenal sepanjang masa.

Untuk menggambarkan perubahan-perubahan yang terjadi, akan diajukan beberapa nama ahli filsafat. Tetapi sebelum itu perlu ditekankan bahwa pada jaman tersebut , arti “filsafat” lebih luas daripada sekarang. “Filsafat” meliputi semua pengetahuan manusia, antara lain yang kita kenal sekarang sebagai ilmu pasti, ilmu fisika, ilmu social, ilmu hokum dan sebagainya. Oleh karena itulah filsafat sering dinyatakan sebagai Induk pengetahuan ( matter scientiarum ) .

Pemikir pertama yang mengembangkan hasil pemikirannya ialah Thales dari Miletos ( + 624 – 548 SM ), yang sehari-harinya dikenal sebagai pedagang, negarawan, ahli matematika dan astronomi. Ia dianggap sebagai orang pertama yang mempertanyakan dasar dari alam dan isi ala mini. Thales tidak dapat menerima kenyataan begitu saja, bahwa di bumi ini ada air, udara, awan, kayu, batu, hewan-hewan, dan lain-lain. Hal-hal yang banyak itu dianggapnya sebagai gejala ( phenomena ) belaka. Dalam pikirannya timbul pertanyaan : dari apakah hal-hal yang berbeda-beda itu dibuat ? Tidakkah sebenarnya bahan dasarnya terbatas sedangkan gejalanya-lah yang banyak sekali.
Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat bermacam-macam. Ada jawaban yang menyatakan bahwa semua dibuat dari air. Ada pula yang menyatakan bahwa semua dibuat dari udara, api , tanah dan lain-lai. tetapi dalam rangka membicarakan sejarah perkembangan ilmu pengetahuan, yang terpenting adalah bukanlah jawaban yang diberikan, melainkan mengapa diajukan pertanyaan tersebut. Mengapa pertanyaan tersebut dianggap sangat penting untuk ilmu pengetahuan.
Menurut Slamet Iman Santoso ( 1977 : 30-31 ) ada tiga alasan mengapa pertanyaan Thales dianggap penting. Pertama , secara historis, sejak Thales menyusun pertanyaan itu hingga sekarang , soal tadi masih merupakan persoalan. Meskipun sekarang kita sudah mengenal electron, meson, proton dan sebagainya, tetap saja ada pertanyaan : apakah electron itu ?, adakah dasar yang lebih mendasarinya ?. Dengan kata lain, pertanyaan Thales merupakan pertanyaan yang terus-menerus dipertanyakan ( persistent ) dan menyebabkan pemeriksaan dan penelitian yang terus-menerus pula. Singkatnya , pertanyaan itu merupakan suatu motor yang mendorong pemikiran dan penyelidikan . Pertanyan yang demikian sifatnya disebut pertanyaan yang signifikan ( a significant question ) . Kedua, pertanyaan tersebut telah menyebabkan timbulnya suatu konsep baru, yaitu “ suatu hal tidak begitu saja ada, melainkan terjadi dari ….”.Dengan kata lain, timbul suatu konsep tentang perkembangan, suatu evolusi. Dalam istilah modern, konsep tersebut dikenal sebagai konsep tentang adanya proses perkembangan ( developmental process ) , dan ketiga, pertanyaan Thales tidak timbul dalam kehidupan masyarakat sehari-hari yang masih didasarkan pada know how dan receptive attitude, .Pertanyaan demikian hanya timbul dalam pemikiran orang atau kalangan tertentu, yang berpikir selangah lebih maju dari kehidupan sehari-harinya.
Sebagaimana telah dikemukakan di atas, jawaban yang diberikan atas pertanyaan Thales dapat bermacam-macam. Di samping itu jika ditinjau dari kacamata zaman sekarang , jawaban yang diberikan pada masa itu salah sama sekali. Dalam sejarah ilmu pengetahuan terbukti bahwa pertanyaan yang signifikan tersebut selalu menimbulkan rangkaian jawaban yang pada awalnya selalu tidak benar, tetapi lambat laun mengalami perbaikan terus-menerus, dan makin lama makin mendekati kebenaran ( Santoso, 1977 : 31 ).
Di samping memulai dan merumuskan pertanyaan signifikan, Thales pernah meramalkan terjadinya gerhana bulan, yang ternyata terjadinya sesuai dengan ramalannya. Kemampuan tersebut kiranya berdasarkan pengetahuan yang telah ada pada zaman Babylonia dan Mesir yang mendahului zaman Yunani ini.
Anaximander atau Anaximandros ( 610 – 540 SM ) merupakan murid dari Thales. Anaximander mengarang sebuah risalah dalam bentuk prosa ( yang pertama dalam kesusasteraan Yunani ), tetapi sekarang tinggal satu fragmen saja. Anaximander mempunyai jasa-jasa dalam biang astronomi dan geografi, sebab dialah orang Yunani pertama yang membuat peta daerah – daerah di dunia yang telah ia ketahui. Usahanya dalam geografi ini dilanjutkan oleh Heraklaitos.
Anaximander menyatakan bahwa bumi berbentuk silinder, yang lebarna tiga kali lebih besar dari tingginya. Menurutnya bumi tidak bersandar pada sesuatu apapun. Bumi tidak jatuh karena kedudukannya persis dalam pusat jagad raya, dengan jarak yang sama terhadap suatu benda lain. Akibatnya , tidak ada alasan yang menyebabkan bumi jatuh. Ia juga mengemukakan bahwa paa malam hari , matahari terletak di bawah bumi.
Pada ajaran Anaximander juga dijumpai titik ajaran yang mengherankan bagi orang modern, sebab sudah mirip dengan teori evolusi yang dirumuskan 24 abad sesudahnya melalui buku On the origin of species by means natural selection , karangan Charles Darwin. Ia menyatakan bahwa mahluk hidup yang sempurna berasal dari yang sederhana.
Ahli filsafat ketiga dari Miletos ialah Anaximenes ( 550 – 475 SM ) yang berpendapat bahwa unsure utama benda ialah udara. Udara melahirkan semua benda dalam alam melalui proses pemadatan dan pengenceran (condensation and rarefaction ). Kalau udara semakin bertambah kepadatannya, maka muncullah berturut-turut angin, air, tanah dan akhirnya batu. Sebaliknya , kalau udara itu menjadi encer, yang timbul ialah api. Menurut Anaximenes, bumi berupa “ meja bundar “ , melayang di udara. Demikian juga matahari , bulan , bintang – bintang laksana sehelai daun yang melayang-layang di udara. Matahari lenyap pada waktu malam hari , karena tertutup di belakang bagian-bagian yang tinggi.
Seorang tokoh pemikir lain, yaitu Pythagoras (580 – 500 SM ). Ia dilahirkan di Samos ( daerah Ioni ), tetapi kemudian berada di Kroton ( Italia Selatan ) . Kira – kira 20 tahun, ia menetap di daerah tersebut dan mendirikan perkumpulan dan kelompoknya disebut Pythagorean atau kaum Pythagoras, yang mirip dengan masyarakat ilmuwan pada zaman sekarang.
Pythagoras dikenal sebagai filsuf dan ahli ukur. Ia berpendapat bahwa seluruh kenyataan di dunia disusun dari bilangan-bilangan atau angka-angka dan mewujudkan suatu keselarasan yang harmonis, yang memperdamaikan hal-hal yang saling berlawanan. Unsure-unsur bilangan terdapat pada segala sesuatu yang ada. Unsure-unsur bilangan itu ialah : genap dan ganjil, terbatas dan tidak terbatas. Suatu harmoni atau keselarasan ( misalnya dalam oktaf ) dihasilkan oleh penggabungan hal-hal yang saling berlawanan, yaitu bilangan ganjil dan genap.
Pythagoras percaya bahwa benda-benda mempunyai bentuk dan terdiri atas bentuk-bentuk yang teratur. Sementara itu bentuk-bentuk yang teratur, terusun oleh bilangan atau angka. Oleh karena itu ia berpendapat bahwa pada dasarnya benda-benda di alam terdiri atas bilangan atau angka. Ia menyatakan tentang bilangan asli, bilangan genap, bilangan ganjil dan bilangaan prima. Ia menemukan hubungan antara kuadrat bilangan asli dengan jumlah bilangan ganjil, misalnya :
1 kwadrta = 1
2 kwadrat = 1 + 3
3 kwadrat = 1 + 3 + 5
4 kwadrta = 1 + 3 + 5 + 7
dan seterusnya
Pythagoras juga membuat penemuan dalam bidang musik. Ia menyatakan bahwa interval-interval yang utama dari tangga nada dapat diekspresikan dengan perbandingan antara bilangan-bilangan. Dengan demikian oktaf sesuai dengan perbandingan 1 : 2, kuint sesuai dengan perbandingan 2 : 3 dan kuart sesuai dengan perbandingan 3 : 4. Penemuan ini dihasilkan dengan membagi tali monochord ( alat musik yang mempunyai satu tali saja ), lalu membandingkan ukuran bagian-bagian tali dengan nada-nada yang dikeluarkannya. Anehnya bahwa yang memainkan peranan dalam perbandingan-perbandingan ini adalah keempat bilangan yang pertama dan mereka bersama-sama menghasilkan bilangan 10. Oleh karena itu kaum Pythagoras menganggap bahwa bilangan 10 sebagai angka keramat dan disebut sebagai tetraktys.
Penemuan Pythagoras ini mempunyai konsekwensi besar, karena untuk pertama kalinya dinyatakan bahwa suatu gejala fisis, yakni nada-nada, dikuasai oleh hukum matematis. Ini berarti kenyataan atau realitas dapat dicocokkan dengan kategori-kategori matematis dari rasio manusia. Ilmu pengetahuan modern sama sekali bersandar pada prinsip ini. Kelak kemudian hari , Galileo Galilei juga menyatakan bahwa alam ditulis dalam bahasa matematika.
Penemuan Pythagoras yang penting lainnya adalah tentang hukum atau dalil yang berlaku bagi segitiga siku-siku dengan sisi tegak a dan b, dan sisi miring c. Hukum atau dalil Pythagoras, yaitu a2 + b2 = c2, sedangkan jumlah sudut dari suatu segitiga sama dengan 180’. Dengan dalil Pythagoras ini terbuktilah bahwa sudut siku-siku yang dibuat oleh orang Mesir memang benar, sebab segitiga yang terbuat dari tali yang panjangnya 3,4 dan 5 satuan itu memenuhi dalil Pythagoras, yaitu 3 kwadrat + 4 kwadrat = 5 kwadrat.
Berbeda dengan filsuf Yunani lain, Leucippos ( 440 SM ) dari Miletos, dan Democritos ( + 460 – 370 SM ) dari Abdera, mempunyai pendapat sama tentang benda-benda di alam semesta. Kedua orang ini berpendapat bahwa benda-benda terdiri atas bagian-bagian kecil yang tak dapat dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil. Bagian-bagian yang paling kecil dan tidak dapat dibagi-bagi lagi ini disebut atom. Kata atom berasal dari kata a yang berarti tidak, dan tomos yang berarti dibagi.
Leucippos berpendapat bahwa atom-atom dalam tiap benda berikatan satu dengan lainnya. Atom merupakan bagian-bagian materi yang begitu kecil, sehingga mata manusia tidak mampu mengamatinya. Atom – atom juga tidak adapat hilang dan tidak dapat ditimbulkan dari ketiadaan . Atom-atom senantiasa bergerak dengan sendirinya dalam ruang kosong. Oleh karena itu ia berpendapat bahwa alam semesta ini pada dasarnya terdiri atas “ yang penuh “ dan “ yang kosong “
Pendapat Leucippos didukung oleh Democritos, salah seorang muridnya. Democritos berpendapat bahwa setiap atom tidak dijadikan, tidak termusnahkan dan tidak berubah. Atom yang satu tidak dibedakan dengan atom yang lain dalam kualitas. Semua atom adalah sama. Yang berbeda adalah bentuknya ( seperti bentuk huruf A berbeda dengan bentuk huruf N ), juga urutan penempatannya ( seperti urutan-urutan huruf AN berbeda dengan NA ), serta posisinya ( seperti posisi huruf N berbeda dengan huruf Z ). Democritos juga menyatakan bahwa pada benda padat, ikatan antara atom-atom lebih kuat daripada dalam benda cair.
Seorang tokoh pemikir Yunani yang berpengaruh terhadap perkembangan ilmu adalah Socrates ( 470 – 399 SM ) . Socrates tidak meninggalkan teori-teori ilmu tertentu, akan tetapi ia memberikan sumbangan pemikiran kritis melalui metode yang dikembangkannya. Metode Socrates dinamakan dialektika yang berasal dari kata dialegestai yang berarti bercakap-cakap atau dialog.
Pada dasarnya dialektika dilaksanakan sekurang-kurangnya oleh dua orang, si A mengajukan soal, soal tersebut disebut thesis. Kemudian B membahas atau mengkritik thesis tersebut. Pembahasan si B disebut antithesis. Pelontaran thesis dan antihtesis tersebut berulangkali dan diharapkan dapat diakhiri dengan suatu kesimpulan, yaitu suatu syntehesis. Singkatnya , metode dialektika tersebut menunjukkan rangkaian thesis – antithesis – synthesis . Kelak metode ini dikembangkan oleh seorang filsuf Jerman bernama G.W.F. Hegel
Metode dialektika yang dikembangkan Sokrates juga dikenal sebagai Maieutika Tekhne ( ilmu kebidanan ), karena dengan cara ini Sokrates bertindak layaknya seorang bidan yang menolong untuk melahirkan , dalam hal ini menolong untuk melahirkan pengertian yang kebenaran. Dengan metode tersebut terkadang Sokrates mendatangi orang yang dia pandang memiliki otoritas keilmuan dalam bidangnya untuk diajak berdiskusi tentang pengertian-pengertian tertentu. Misalnya ia mendatangi seorang hakim untuk berdiskusi tentang konsep keadilan. Ia mamancing orang tersebut untuk melahirkan pendapat tentang konsep tertentu yang dipersoalkan, sekaligus mengajukan bantahan, sehingga diperoleh pengertian sejati tentang konsep tersebut. Kadangkala ia menyudutkan seseorang dalam diskusi, sehingga orang tersebut meragukan pendapatnya sendiri tentang pengertian yang selama ini dipandangnya sebagai hal yang benar.
Dengan cara kerja seperti yang dijelaskan di atas, Sokrates menemukan suatu cara berpikir yang disebut induksi, yaitu penyimpulan pengetahuan yang sifatnya umum dengan berpangkal tolak dari banyak pengetahuan yang khusus. Umpamanya : banyak orang yang menganggap keahliannya sebagai keutamaannya ( sebagai pandai besi, tukang sepatu dll.) seorang pandai besi berpendapat bahwa keutamaannya ialah jikalau ia membuat alat – alat dari besi dengan baik. Seorang tukang sepatu menganggap sebgai keutamaannya jikalau ia membuat sepatu yang baik. Demikian seterusnya. Untuk mengetahui apakah “ keutamaan “ pada umumnya, sifat khusus keutamaan-keutamaan yang bermacam-macam itu harus disingkirkan, sehingga tinggallah keutamaan yang sifatnya umum. Dengan demikian dengan induksi juga sekaligus ditemukan apa yang disebut definisi umum. Definisi umum pada waktu itu belum dikenal. Sokrateslah yang menemukannya dan ternyata hal itu sangat penting artinya bagi pengetahuan.
Salah seorang pemikir pada zaman Yunani Kuno yang lain adalah Plato (427 – 347 SM ) , salah seorang murid Sokrates. Plato berusaha untuk memadukan polemic antara Parmenides dan Herakleitos. Parmenides menganggap bahwa realitas itu berasal dari hal yang satu ( the one ) , yang tetap, tidak berubah; sedangkan Herakleitos bertitik tolak dari hal yang banyak ( the Many ) yang selalu berubah. Plato memadukan kedua pandangan tersebut dan menyatakan bahwa di samping hal-hal yang beraneka ragam dan yang dikuasai oleh gerak serta perubahan-perubahan itu, sebagaimana yang diyakini oleh Herakleitos, tentu ada yang tetap, yang tidak berubah, sebagaimana yang diyakini oleh Parmenides. Plato menunjukkan bahwa yang serba berubah itu dikenal sebagai pengamatan, sedangkan yang tidak berubah dikenal sebagai idea atau akal ( Hadiwiyono, 1992 40;Bertens, 1991:106 ). Misalnya , dalam pengamatan manusia mengenal segitiga yang bermacam-macam, ada yang sama sisi, siku-siku. Ada yang besar , kecil dan lain-lain. Segala macam segi tiga tersebut dikenal melalui proses pengamatan. Akan tetapi dengan akal, manusia sampai pada pengertian segitiga seperti keadaannya yang sebenarnya, yang tetap, yang tidak berubah, yang kekal, yang tidak tergantung pada segitiga yang diamati. Demikian juga haknya dengan “ yang baik “ , “ yang benar “ dan “: yang indah “. Dengan melalui akal, manusia mengenal yang baik ( kebaikan ) , yang benar ( kebenaran ) dan yang indah ( keindahan ).
Plato juga sangat memperhatikan ilmu pasti sebgaia peninggalan Pythagoras, sebab ada hubungan yang erat antara kepastian matematis dengan kesempurnaan ide. Kerikatan Plato pada kesempurnaan ide dan kepastian matematis menjadikannya lebih memusatkan penelitian kepada cara berpikir ( aspek metodis ) daripada apa yang dapat dialami atau yang dapat ditangkap oleh indera. Oleh karena itu Plato dapat dikatakan sebagai seorang eksponen rasionalisme manakala ia hendak menerangkan sesuatu, namun ia juga seorang eksponen idealisme manakal menerangkan nilai ( aksiologis ).
Dalam bidang lain , perkembangan pengetahuan kedokteran di Yunani berkembang dengan baik atas jasa Hipokrates ( 460 – 377 SM ), seorang yang mendapat sebuatn : “ Bapak Kedokteran “ . Apa yang dilakukan Hipokrates serta pendapatnya tentang kedokteran menjadi pedoman yang masih berlaku hingga sekarang. Dalam perguruan Hipokrates diajarkan berbagai eksperimen baik dalam anatomi maupun fisiologi dan embriologi. Banyak tulisan Hipokrates di Cos yang amat berguna dan merupakan sumbangan besar bagi perkembangan pengetahuan modern. Tulisan-tulisannya meliputi banyak bidang , antara lain tentang kedokteran klinis, demam akut terutama yamng berkaitan dengan penyakit paru-paru, cara-cara pembedahan, tentang bermacam-macam luka dan patah tulang. Dari tulisan-tulisannya tampak bahwa cara-cara penyembuhan atau pengobatan terhadap penyakit bebas dari pengaruh mistik . sebuah dokumen yang terkenal hingga sekarang ialah Sumpah Hippocrates. Dokumen ini berisi sikap professional serta etika kedokteran.
Seorang ahli filsafat Yunani yang sangat terkenal karena ia mempunyai pengetahuan yang luas dalam berbagai bidang ialah Aristoteles ( 384 – 322 SM ). Ayahnya adalah seorang dokter pada istana raja Macedonia , Amyutas II . Sejak kecil ia gemar mempelajari pengetahuan kedokteran dari ayahnya. Di samping biologi dan fisika. Aristoteles juga mempelajari pengetahuan lain seperti matematika,astronomi, dan cara-cara berpidato. Ia pernah menjadi murid Plato, penasehat dan guru Alexander Agung. Ajaran Aristoteles paling tidak dapat diklasifikasi dalam tiga bidang, yaitu : logika, metafisika, dan biologi.
Dalam bukunya tentang Logika, Aristoteles menyatakan bahwa pengetahuan baru dapat dihasilkan melalui dua jalan. Jalan pertama, disebut induksi. Dengan bertitik tolak dari kasus-kasus khusus, induksi menghasilkan pengetahuan tentang yang umum. Dengan kata lain, induksi bertitik tolak dari beberapa contoh dan atas dasar itu menyimpulkan suatu hukum umum yang berlaku juga bagi kasus – kasus yang belum diselidiki. Jalan kedua disebut deduksi. Deduksi bertitik tolak dari dua kebenaran yang tidak disangsikan, dan atas dasar itu menyimpulkan kebenaran yang ketiga. Induksi tergantung pada pengetahuan inderawi , sedangkan deduksi sama sekali lepas dari pengethuan inderawi. Oleh karena itu Aristoteles menganggap bahwa deduksi sebagai jalan sempurna menuju ke pengetahuan baru. Induksi tidak mendapat banyak perhatian dalam logika Aristoteles.
Salah satu cara bagaimana Aristoteles mempraktekkan deduksi adalah dengan menggunakan silogisme. Inilah penemuan Aristeles yang terbesar dalam bidang logika. Silogisme adalah argumentasi yang terdiri dari tiga proposisi. Pertama, premis mayor sebagai pernyataan pertama yang mengemukakan hal umum yang telah dikaui kebenarannya. Kedua, premis minor sebagai pernyataan yang bersifat khusus dan lebih kecil lingkupnya dari pada premis mayor, Ketiga, kesimpulan atau konklusi ( conclusion ) yang ditarik berdasarkan kedua premis tersebut di atas. Dengan demikian silogisme merupakan suatu bentuk jalan pemikiran yang bersifat deduktif, yang kebenarannya bersifat pasti. Jika premis m,ayor dan premis minor benar, maka kesimpulannya pasti benar juga.
Contoh : Semua mahluk hidup pasti mati
Manusia termasuk mahluk hidup
Manusia pasti akan mati
Dengan menyusun logika ini Aristoteles telah memulai usaha yang sangat penting dalam ilmu pengetahuan, yaitu sebagai sarana berpikir yang dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya secara umum.
Bidang lain yang mendapat perhatian Aristoteles adalah metafisika. Fisika adalah pengetahuan yang berkaitan dengan benda-benda dan bertitik tolak dari dasar pemikiran bahwa benda itu ada. Setelah adanya benda maka fisika berkaitan dengan masalah sifat benda-benda tersebut. Jadi fisika semata-mata berlandaskan sifat benda yang berasal dan dimiliki oleh benda tersebut. Sementara itu metafisika berusaha mencari jawaban atas masalah yang ada di luar fisika atau hal-hal yang di belakang gejala-gejala fisik.
Aristoteles tidak hanya dikenal sebagai filsuf, tetapi ia juga adalah ilmuwan kenamaan pada zamannya. Salah satu bidang ilmu yang banyak mendapat perhatiannya adalah biologi. Dalam embriologi, ia melakukan pengamatan mengenai perkembangan telur ayam sampai terbentuknya kepala ayam. Ia juga melakukan pemeriksaan anatomi badan hewan, antara lain bentuk arogenital apparatus beberapa hewan. Aristoteles mementingkan aspek pengamatan sebagai suatu sarana untuk membuktikan kebenaran sesuatu hal, terutama dalam ilmu-ilmu empiric.
Dalam bidang politik, Aristoteles memberikan sumbangan besar melalui ajarannya tentang negara. Ia menyatakan bahwa manusia adalah zoon politikon , makhluk social, mahluk hidup yang membentuk masyarakat. Demi keberadaannya dan demi penyempurnaan dirinya diperlukan persekutuan dengan orang lain. Untuk keperluan itu diperlukan Negara. Negara bertujuan untuk memungkinkan hidup dengan baik seperti halnya dengan segala lembaga yang lain. Oleh karena itu tidak semua bentuk Negara adalah baik. Menurutnya bentuk Negara yang buruk ialah tirani ( pemerintahan seorang yang lalim ) , oligarkhi ( pemerintahan sekelompok kecil orang ) dan demokrasi ( pemerintahan seluruh rakyat, kaya, miskin, berpendidikan atau tidak ) . Negara yang demikian tidak mungkin mencapai tujuannya. Sebaliknya, menurutnya susunan Negara yang tergolong ideal adalah Negara monarkhi ( pemerintahan oleh seorang raja ) atau aristokrasi ( pemerintahan kaum ningrat ) atau politea ( pemerintahan banyak orang ). Dalam prakteknya , yang paling baik adalah ialah politea, yang bersifat demokratis-moderat, atau demokrasi dengan undang-undang dasar, sebab hak memilih dan dipilih bukan ada pada setiap orang, melainkan pada golongan tengah. Bentuk pemerintahan inilah yang menurut Aristoteles memberi jaminan yang terkuat bahwa pemerintahan akan bertahan lama dan akan dihindarkan dari perbuatan-perbuatan yang berlebih-lebihan.
Sementara itu dalam bukunya mengenai langit , Aristoteles mampu mengemukakan dua argument yang baik untuk meyakinkan orang bahwa bumi berupa bola yang bulat, bukannya piring datar. Pertama, ia menyadari bahwa gerhana bulan disebabkan oleh bumi yang berada antara bulan dan matahari.
Bayangan bumi pada permukaan bulan selalu bundar. Ini hanya mungkin bila bumi bulat. Seandainya bumi berupa piring datar, bayangan itu tentu memanjang dan lonjong dan hanya akan bundar apabila matahari berada tepat di bawah pusat piring itu. Kedua , dari perjalanan yang dilakukan , orang Yunani tahu bahwa Bintang Utara tampak lebih rendah di langit bila pengamat berada lebih ke selatan ( karena terletak di atas kutub utara, Bintang Utara itu berada tepat di atas ubun-ubun seorang pengamat di kutub utara,dan di atas horizon bila berada di katulistiwa ). Posisi bintang itu berlainan bila diamati di Mesir dan di Yunani . Dari selisihnya , Aristoteles bahkan dapat memperkirakan bahwa keliling bumi sekitar 400.000 stadia ( Hawking, 1994 : 2 )
Aristoteles menduga bahwa bumi tetap di tempat, dan matahari , bulan, planet dan bintang mengikuti garis edar melingkar mengitari bumi. Ia yakin karena merasa bahwa bumi merupakan pusat jagat raya, dan gerakan melingkar adalah gerakan yang paling sempurna. Gagasan Aristoteles ini dikerjakan lebih lanjut oleh Ptolomeus dalam abad ke-2 SM. Menjadi suatu model kosmologi yang lengkap. Bumi berada di pusat, dikelilingi oleh delapan bola yang mengangkut bulan, matahari , bintang dan lima planet yang dikenal waktu itu, yaitu Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus. Planet – planet itu bergerak sepanjang lingkaran yang lebih kecil yang melekat pada bola masing-masing.
Pada sekitar 300 SM sampai awal tahun Masehi, Kota Alexandria menjadi pusat kebudayaan Yunani, pusat pengetahuan, pemerintahan dan kota niaga yang ramai dikunjungi oleh berbagai bangsa. Pada masa itu banyak para cendekiawan dan budayawan Yunani pindah dan menetap di Alexandria. Beberapa ahli pengetahuan dan filsafat Yunani yang memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu antara lain Euclid, Apollomeus, Archimides, Aristoteles, Hippocrates , Herophilus, Erasestratus dan Claudio Ptolomeus ( Poedjadi, 1987 : 38-40 ) .
Euclid adalah seorang ahli matematika bangsa Yunani yang hidup antara tahun 365 – 300 SM. Ia dikenal menulis buku tentang matematika sebanyak 13 jilid. Sumbangan utama Euclid adalah bidang geometri yang mempunyai peranan penting dalam perkembangan pengetahuan seperti astronomi dan fisika, serta kegunaan yang bersifat praktis. Geometri ini sudah lama dikenal di Mesir karena adanya kebutuhan mengukur luas tanah-tanah pertanian yang hilang batas-batasnya karena banjir setiap tahun dari sungai Nil. Karya Pythagoras merupakan sumbangan besar bagi perkembangan Geometri.
Usaha Euclid tidak hanya mengumpulkan karya-karya ahli terdahulu tetapi juga menuliskan buah karyanya sendiri dan menyusunnya secara sistematis. Oleh karena itu sampai sekarang pokok-pokok sistematisnya masih menjadi contoh dalam menyusun ilmu pasti.
Sebagai permulaan sistematiknya, mula-mula ditetapkan beberapa pengertian pokok, seperti arti titik, garis, bidang dan lain-lain. Kemudian disusunlah sejumlah aksioma, yaitu pengertian yang sudah jelas dengan sendirinya sehingga tidak perlu dibuktikan lagi. Selanjutnya atas dasar pengertian pokok dan aksioma itu, disusunlah dalil-dalil tertentu. Kata-kata itu tidak dapat diterangkan dengan apapun, sehingga diterima sebagai seolah-olah dimengerti. Sikap demikian terpaksa ditentukan, karena tanpa ketentuan ini penyusunan sistematik tidak dapat dimulai. Atas adasr ketentuan itu kemudia disusun sejumlah aksioma. Aksioma itu sedemikian masuk akalnya, sehingga tidak perlu dibuktikan,nahkan mungkin tidak dapat dibuktikan sama sekali. Misalnya , antara dua titik hanya dapat ditarik satu dan hanya satu garis lurus”. Aksioma lain misalnya. “ dua garis lurus dalam suatu bidang datar hanya dapat berpotongan pada satu titik. “ atau “ luas segitiga adalah alas kali garis tinggi di atas alas tersebut, dibagi dua “. dan sebagainya. Tiap dalil dibuktikan kebenarannya berdasarkan ketentuan-ketentuan yang mengawalinya, yaitu aksioma yang ada.
Sebuah aksioma Euclid yang menjadi persoalan dan banyakl dipelajari oleh ahli-ahli ilmu pasti yang datang kemudian adalah aksioma kesejajaran. Aksioma tersebut menyatakan bahwa “ melalui satu titik dalam sebuah bidang datar hanya dapat ditarik sebuah garis lurus yang sejajar dengan garis lurus lainnya dalam bidang itu “. Barulah pada abad XIX aksioma itu menyebabkan penemuan yang revolusioner dalam bidang matematika umumnya dan dalam ilmu ukur pada khususnya.
Apollomeus ( 265 –m190 SM ) adalah seorang ahli geometrid an matematika yang dilahirkan di Perga ( sekarang Turki ) dan belajar di Alexandria . hasil karyanya dalam geometri dituliskan dalam 13 jilid buku, antara lain tentang potongan suatu kerucut. Dalam kaitan dengan bentuk potongan kerucut, ia memperkenalkan istilah elips, parabola, dan hiperbola. Hukum-hukum tentang potongan-potongan itu dapat ditemukan dengan cara ilmu ukur.
Dibandingkan dengan penemuan Euclid , penemuan Appollomeus tidak ada penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Sebaliknya , penemuan Euclid masih dapat dipergunakan sekedarnya, misalnya dalam pengukuran tanah atau bangunan-bangunan. Sekalipun demikian, ilmu ukur ciptaan Euclid dan Apollomeus terus –menerus menjadi mata pelajaran dalam lembaga pendidikan dan merupakan latihan cara berpikir, sehingga tampaknya seolah-olah tidak berguna. Keadaan inilah yang sering disindir dengan ejekan “ ilmu untuk ilmu “( Science for the sake of science ) atau “ menara gading ilmu pengetahuan ( science in an ivory tower ) ( Santoso, 1977:49 )
Archimides ( 287 -212 SM ) adalah seorang ahli matematika, fisika dan penemu, yang telah memberikan sumbangan nyata dalam geometrid an matematika, meletakkan dasar-dasar dalam bidang statistika, hidrostatika serta telah menemukan alat-alat yang berguna bagi masyarakat, antara lain alat yang berbentuk ulir atau sekrup besar untuk memindahkan air dari tempat rendah ke tempat yang lebih tinggi dengan cara diputar. Waktu itu ia berusaha menaikkan air dari sungai Nil guna mengairi lahan pertanian. Di samping itu ia juga menulis tentang mekanika, optic dan astronomi. Oleh karena tulisan-tulisannya meliputi berbagai bidang pengetahuan, tulisannya itu menyerupai ensiklopedi.
Dalam bidang ilmu pasti. Archimides mempelajari tentang pengukuran luas daerah yang dibatasi oleh garis lengkung. Daerah tersebut dibagi-bagi dalam sejumlah segi empat sampai ke segi empat yang paling kecil, sehingga perbedaan luas antara jumlah semua segi empat dengan lingkaran menjadi semakin kecil. Dengan kata lain, pada zaman sekarang hal ini sama dengan “ luas lingkaran merupakan limit dari jumlah luas semua segi empatnya “. Oleh karena metode ini “ menghabiskan” luas lingkaran ke dalam sejumlah segi empat, maka metode ini diberi nama method of exchaustion . Di kemudian hari metode ini akan mendasari perhitungan diferensial-integral Newton, yang umumnya dikenal sebagai calculus.
Berkenaan dengan soal empiris, yaitu penyusunan teori yang kemudian dibuktikan dengan percobaan-percobaan , Archimides menemukan Hukum Archimides , yang menetapkan “ kehilangan berat suatu benda yang terendam air “. Penemuan ini dimulai dengan pengalaman ( empiri ) yang kemudian diidealisasikan dalam alam pikiran ( analisa teoritis ) . dan kemudian dibuktikan dengan percobaan ( experimental confirmation ) . Dengan demikian maka sebenarnya Archimides telah menemukan landasan ilmu pengetahuan modern.
Archimides juga menemukan alat pengungkit, yang dapat mengangkat atau memindahkan benda yang berat dengan kekuatan yang sedikit. Ini merupakan sumbangannya dalam bidang statika. Dalam mengukur panjang lingkaran ia memperoleh harga II, yaitu 31/7 > II > 310/71
Pada waktu kota Syracuse diserang oleh tentara Romawi kira-kira pada tahun 24 SM, Archimides ikut membantu tentara mempertahankan Syracuse dengan cara membuat alat-alat persenjataan, misalnya pelempar peluru yang pada masa itu merupakan senjata yang digunakan membunuh lawan dari jarak jauh.
Aristarchus dari Samos ( 310 -230 SM ) adalah orang pertama yang dengan tegas menyatakan bahwa bumi itu bulat, berputar sendiri dan bergerak mengelilngi matahari atau helliocentris. Selaku seorang ahli astronomi ia selalu mengadakan pengamatan terhadap benda-benda angkasa. Ia berpendapat bahwa waktu terjadi gerhana bulan, bumi terletak di antara matahari dan bulan. Jika demikian, maka yang menutupi bulan adalah bayangan bumi yang “mencuri” cahaya matahari. Selain itu bayangan bumi yang terlihat pada permukaan bulan itu selalu lengkung. Banyangan yang selalu lengkung, hanya mungkin kalau benda yang menyebabkan bayangan tersebut juga bundar. Kalau bumi bundar maka benda-benda angkasa lainnya pun bundar semua. Dengan demikian, pendapat semula yang mengatakan bumi itu datar, tidaklah benar. Oleh karena, menurut pengukuran Aristarchus, matahari 180 kali lebih besar daripada bumi, maka bumilah yang mengelilingi matahri. Berhubung prinsip helliocentrisme ini bertentangan dengan pendapat umum serta pemuka agama pada waktu itu, maka pendapat Aristarchus tidak diperhatikan orang.
Hipparchus ( 194 – 120 SM ) adalah seorang ahli astronomi Yunani dan juga ahli matematika. Ia mengadakan pengamatan astronomi di Rhodes sejak tahun 162 hingga tahun 126 SM dan telah menulis 14 buku tentang hasil pengamatannya. Di samping pengamatan, dengan bantuan matematika yang ia kuasai, Hipparchus melakukan beberapa perhitungan tentang jarak benda-benda angkasa. Berbeda dengan Aristarchus, Hipparchus masih berpendapat bahwa bumi adalah pusat segalanya. Matahari dan bintang-bintang bergerak mengelilingi bumi dalam lintasan yang berbentuk lingkaran sempurna.
Seorang ahli astronomi lain adalah Claudius Ptolomeus ( 127 – 151 SM ). Ia menuliskan hasil karyanya uyang merupakan ensiklopedi astronomi dengan dasar hasil karya Hipparchus. Tulisannya dinamakan Syntaxis yang dalam tangan seorang bangsa Arab lebih dikenal dengan nama Algamest, dan menjadi sumber pengetahuan dalam bidang astronomi sampai masa Copernicus dan Kepler. Ptolomeus memperbaiki dan mengembangkan trigonometri. Selain astronomi, ia juga mempelajari geografi dan telah membuat peta bumi dengan bahan-bahan informasi dari pedagang atau pengembara yang telah melintasi banyak daerah.
Dua orang yang memberikan sumbangan besar dalam bidang kedokteran di Alexandria ialah Herophillus dan Erasistratus. Herophilus terkenal pada masa pemerintahan Ptolomeus I sebagai dokter dan ahli astronomi manusia. Pengobatan dilakukan berdasarkan pengalaman yang diperolehnya dan pengamatan secara empiris. Ia dapat menjelaskan dengan baik fungsi berbagai organ tubuh.
Erasistratus tertarik pada bidang fisologi dan menjadi orang pertama yang mempelajarinya sebagai suatu bidang pengetahuan tersendiri. Ia melakukan pembedahan pada manusia dan melakukan penelitian menggunakan binatang. Seperti halnya Herophilus ia juga mempelajari berbagai organ tubuh manusia.


baca selengkapnya ( klik ) di sini...

Kamis, 16 Desember 2010

MENGENAL KABUPATEN BREBES



Sejarah Kabupaten Brebes





Letak Geografis
1. Kabupaten Brebes terletak di bagian Utara Barat dari Provinsi Jawa Tengah, dan terletak diantara :
- Bujur Timur : 108 derajat 41'37,7" – 109 derajat 11'28,92"
- Lintang Selatan : 6 derajat 44'56'5" – 7 derajat 20'51,48
Dengan batas-batas sebagai berikut :


- Sebelah Utara : Laut Jawa
- Sebelah Timur : Kabupaten dan Kota Tegal
- Sebelah Selatan : Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap
- Sebelah Barat : Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Cirebon
2. Ketinggian dari permukaan laut kurang lebih 3 meter ( Ibu kota Kab. Brebes )
3. Jarak Terjauh :
- Utara s/d Selatan : 58 km
- Barat s/d Timur : 50 km
4. Luas Daerah Kabupaten Brebes 116.117 ha yang terdiri sebagai berikut :
A. Lahan sawah : 66,476 ha

- Berpengairan Teknis : 29,234 ha
- Berpengairan Setengah Teknis : 11.356 ha
- Berpengairan Sederhana : 10.489 ha
- Tadah Hujan : 15.397 ha
B. Lahan Pertanian Bukan sawah : 44,643 ha
C. Hutan Negara : 48,574 ha
D. Perkebunan Negara / swasta : 1,279 ha
E. Lainnya ( Jalan, Kuburan ) : 5,243 ha

SEJARAH DAN KEBUDAYAAN

1. Asal Mula Nama Brebes
Menurut luas wilayah, Brebes merupakan kabupaten terbesar nomor tiga setelah kabupaten Wonogiri dan Cilacap di Jawa Tengah atau seluas 1.657,73 km²,
Dalam riwayat perkembangannya semenjak dahulu kala merupakan daerah yang mempunyai banyak air dan sering tergenang air, sedang bentuk masyarakatnya ramah tamah dan berpandangan kedepan kea rah kemajuan jaman.
Dari sumber yang dapat diketemukan, pada tahun 1640 / 1641, nama Brebes itu sudah mulai tercantum di dalam penulisan / laporan / daftar harian yang dibuat oleh VOC.

Ada beberapa pendapat mengenai asal muasal nama Brebes, yaitu :
a. Yang pertama mencoba menghubungkannya dengan keadaan alamiah daerah Brebes
yang pada awal mulanya konon mempunyai banyak air dan sering tergenang air,
bahkan ada kemungkinan masih berupa rawa-rawa. Mengingat banyak air yang
merembes,
Munculah kemudian nama Brebes, yang selanjutnya mengalami perubahan menjadi
Brebes.
b. Pendapat kedua mencoba mengkaitkan dengan masuknya agama Islam pada awal
mulanya ke Brebes, yang sekalipun dihalang-halangi namun ternyata masih juga
merembes, yang selanjutnya berubah menjadi Brebes.
c. Pendapat yang ketiga mencoba menerangkan asal muasal nama Brebes dari kata-kata
"bara" dan "basah".
"Bara" berarti hamparan tanah datar yang luas, sedang "basah" berarti banyak
mengandung air. Kedua-duanya cocok dengan keadaan daerah Brebes, yang kecuali
merupakan air. Kedua-duanya cocok dengan keadaan daerah Brebes yang kacuali
merupakan dataran luas, juga mengandung banyak air, karena perkataan "BARA"
diucapkan "BERE", sedang "BASAH" diucapkan "BESAH", pada akhirnya lahirlah
perkataan "BERE BESAH", yang untuk mudahnya kemudian telah berubah menjadi
BREBES.
d. Pendapat keempat, mencoba mengkaitkan dengan nama sebuah gunung yang terletak
antara Bantarkawung – salem yang bernama "BARIBIS" dari gunung Baribis tersebut
mengalir sungai "Baribis" yang mengalir melalui dataran bagian utara bermuara di
laut Jawa dan setelah bergabung dengan aliran sungai-sungai yang lain merupakan
sungai besar dipantai utara Jawa. Sungai Baribis ini, pada jaman dulu dianggap
sebagai sungai yang bertuah dan konon sungai tersebut juga banyak buayanya.
Orang-orang pada saat itu banyak yang melarang anak cucunya untuk datang,
menyeberangi, mandi dan sebagainya disungai tersebut. Terlebih dalam saat berperang
orang tua selalu memberikan peringatan-peringatan yang melarang melangkahi
/menyeberangi sungai tersebut.
Untuk meyakinkan hal ini, maka terungkaplah sebuah legenda tentang perang Arya
Bangah dengan Ciyung Wanara. Akibat menyeberangi sungai Baribis tersebut, Arya
Bangah mengalami kekalahan.
Dari kepercayaan akan hal tersebut maka sungai Baribis itu dijadikan peringatan agar
jangan sampai pada saat berperang menyeberangi sungai tersebut.
Karena sungai Baribis menjadi larangan dari kaum tua, maka sungai Baribis dikenal
sebagai larangan, atau sungai pepali atau pemali, yang berarti larangan ata Pepalang.
Jadi dahulu menurut tutur beberapa orang tua di daerah Brebes selatan sungai Pemali
itu semula bernama sungai Baribis yang bermata air dari gunung Baribis.
Kemungkinan itu sebabnya, daerah ini disebut daerah Baribis, yaitu daerah aliran
sungai Baribis dan dari kata Baribis ini menjadi Brebes.

e. Pendapat kelima mencoba mengkaitkan bahasa Jawa dari perkataan Brebes atau
Mrebes berarti tansah metu banyune artinya selalu keluar airnya dan nama ini telah
lahir, mengingat pada awal mula sejarahnya, keadaan lahan di kawasan kota Brebes
sekarang ini memang selalu keluar airnya.
2. Sejarah Berdirinya Kabupaten Brebes
Setelah kita mendapatkan petunjuk bahwa Tumenggung Arya Suralaya adalah Bupati Brebes yang pertama , untuk menetapkan Hari Jadi Kabupaten Brebes tentunya kita masih harus mengetahui kapan Tumenggung Arya Suralaya ditetapkan / dilantik sebagai bupati itu.
Sejarah mencatat Tragedi gugurnya Adipati Arya Martalaya Bupati Tegal, terjadi di Jepara pada tanggal 17 Januari 1678 . pada keesokan harinya setelah tragedi tersebut, Sunan Amangkurat II menunjuk pengganti-pengganti para yang gugur untuk mengisi jabatan yang kosong yaitu jabatan Bupati Jepara, Pati , Tegal dan Brebes.
Khusus untuk jabatan Bupati Brebes ditunjuk Arya Suralaya. Jadi penunjukan ini terjadi pada tanggal 18 Januari 1678. Dengan demikian Titi mangsa pengangkatan Tumengung Arya Suralaya sebagai Bupati Brebes yang pertama pada tanggal 18 Januari 1678 sekligus menunjukkan Titi mangsa tegak berdirinya Wilayah Brebes sebagai daerah Kabupaten.
Maka selayaknyalah apabila tanggal tanggal 18 Januari 1678 itu diangkat dan ditetapkan menjadi HARI JADI Kabupaten Brebes, sedangkan saatnya jatuh hari Senin Kliwon, tahunnya sesuai tahun 1089 H atau tahun Saka 1600 atau tahun 1601 Jawa. Titi mangsa Hari Jadi Kabupaten Brebes seperti diuraikan di atas, kita angkat dalam untaian Candra sangkala : Nyawiji Ngluhurake Memanising Bopati
Dengan penjelasan :
Nyawiji bermakna : 1
Ngluhurake ( luhur ) bermakna : 0
Memanising ( rasa manis ) bermakna : 6
Bopati ( bupati ) bermakna : 1
Arti keseluruhan : menunjukan tahun Jawa 1601
Candra Sengkala di atas dapat sekaligus disesuaikan dengan angka tahun Masehi, dengan Surya Sengkala :
“ MANGESTHI WICARA EBAHING PRAJA “
Dengan penjelasan :
MANGESTHI ( menuju ) bermakna : 8
WICARA ( Ceritera, Riwayat ) bermakna : 7
EBAHING ( kegiatan ) bermakna : 6
PRAJA ( pemerintah/ Negara ) bermakna : 1
Arti keseluruhan : menunjukan tahun Masehi 1678

Wilayah Kabupaten Brebes pada waktu itu meliputi Brebes, Bentar dan Losari
Pada tahun 1823 – 1901 Brebes masuk karesidenan Tegal
Pada tahun 1901 – 1928 Brebes masuk karesidenan Pekalongan
Pada tahun 1928 – 1942 Brebes masuk karesidenan Tegal
Pada tahun 1942 sampai dengan sekarang Brebes masuk karesidenan Pekalongan

3.Gambar, Sesanti dan Makna Lambang

A. Makna Bentuk dan Motif Dalam Lambang

1.Daun Lambang Daerah yang berbentuk Dasar Segi Lima Melambangkan Dasar Falsafah Negara yaitu Pancasila, sedangkan warna biru menunjukkan adanya daerah Pantai dan Pegunungan. Puncak segi lima menunjukkan puncak gunung sedangkan lengkung-lengkungnya menunjukkan gelombang lautan
2. Makna dan motif-motif didalam lambang
a. Bintang Bintang bersudut lima berwarna kuning emas melambangkan bahwa masyarakat Brebes adalah makhluk yang berKetuhanan Yang Maha Esa.
b. Kapas dan Padi Melambangkan Sandang Pangan
c. Bentuk Bulat Telur serta Gambar Bawang Merah Melambangkan bahwa telur asin serta gambar bawang merah merupakan hasil spesifik daerah.
d. Lima Akar Melambangkan bahwa rakyat dan Pemerintah Daerah adalah Pelaksana Demokrasi Pancasila.
e. Perpaduan antara tujuh belas butir padi, delapan buah kapas empat puluh lima mata rantai Melambangkan titi mangsa proklamasi kemerdekaan Bangsa Indonesia 17 Agustus 1945.
f. Perpaduan tiga umbi bawang merah dan lima akar yang berwarna hitam, puncak bawang yang merupakan nyala api yang tak kunjung padam berjumlah lima. Melambangkan kehidupan Demokrasi (Legistatif, eksekutif, Yudikatif) yang harus dilaksanakan secara dinamis dalam bentuk Demokrasi Pancasila.
g. Sebuah pita putih bergaris tepi hitam yang menyambungkan padi dan kapas ditengahnya bertuliskan: Mangesti Wicara Ebahing Praja dengan warna hitam yang menunjukkan bahwa rakyat Brebes bertekad untuk membangun daerahnya guna mewujudkan kesejahteraan bersama dalam rangka membangun bangsa dan Negara Kesatuan republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

B. Makna Warna

a. Putih berarti : Kejujuran/Kesucian
b. Kuning emas berarti : Kesatuan/Keagungan/Kemuliaan Kebijaksanaan
c. Merah berarti : Keberanian
d. Hijau berarti : Kemakmuran/Kerukunan
e. Hitam berarti : Keteguhan/Keabadian
f. Biru berarti : Kedamaian/Kesetiaan

C. Sesanti

Sesanti Daerah adalah Mangesti Wicara Ebahing Praja
1) Arti Sesanti Daerah kata demi kata adalah:
a. Mangesthi : Menuju, menginginkan, menghendaki, mengusahakan, mengutamakan,
bertekad.
b. Wicara : Bicara, cerita, riwayat, pembicaraan, rembug, musyawarah, mufakat,
kebulatan tekad.
c. Ebah (ing) : Gerak, kegiatan, bekerja membangun.
d. Praja : Pemerintahan, Negara, Kegiatan-kegiatan kenegaraaan.
(2) Arti keseluruhan sesanti daerah adalah bahwa rakyat bersama Pemerintah Daerah
Brebes bertekad (Mangesthi) untuk membangun daerahnya guna mewujudkan
kesejahteraan bersama dalam rangka membangun (ebahing) Negara (Praja) dan
Bangsa.
(3) Arti Surya sengkala Mangesthi Wicara Ebanhing Praja
- Mangesthi berwatak : 8
- Wicara berwatak : 7
- Ebah(ing) berwatak : 6
- Praja berwatak :1
Dengan demikian Mangesthi Wicara Ebahing Praja mengandung makna tahun matahari/ masehi : 1678, tahun ini adalah tahun berdirinya Pemerintah Brebes dengan titi mangsa 18 Januari 1678 yang ditandai dengan dilantiknya Bupati Brebes yang pertama yaitu : Raden Arya Suralaya.


4. Nama – nama Bupati yang Pernah Menjabat di Kab. Brebes

1. Tumenggung Arya Suralaya 1678 - 1683
2. Tumenggung Pusponegoro I 1683
3. Tumenggung Puspaningrat ( Pusponegoro II ) 1683 - 1809
4. Tumenggung Pusponegoro III
5. Kanjeng.Adipati.Ariya Singasari Panatayuda I ( Sura ) 1809 - 1836
6. Kanjeng.Adipati.Ariya Singasari Panatayuda II ( Karta ) 1836 - 1856
7. Kanjeng.Adipati.Ariya. Singasari Panatayuda III ( Sarya ) 1850 - 1876
8. Raden Tumenggung Cakra Atmaja 1876 - 1880
9. Raden Mas Adipati Ariya Cakranegara I 1880 - 1885
10. Raden Mas Tumenggung Sumitra 1885 - 1907
kemudian berganti nama : Raden Mas Adipati Ariya Cakranegara II
11. Raden Mas Martanam ( Sawergi III ) 1907 - 1920
12. Kanjeng Raden Tumengung Mas Ariya Purnama Hadiningrat 1920 - 1929
13. Raden Sajikun 1929 (hanya 8 bulan)
14. Raden Adipati Ariya Sutirta Pringga Haditirta 1931 - 1942
15. Raden Sunarya 1942 - 1945
16. Sarimin Reksadiharja 1945 - 1946
17. KH Syatori 1946 - 1947
18. Raden Awal 1947 - 1947
19. Agus Miftah 1947 - 1948
20. R. Sumarna 1948 - 1950
21. Mas Slamet 1950 - 1956
22. Raden Mardjaban 1956 - 1966
23. R.H. Sartono Gondosoewandito, SH 1967 - 1979
24. H. Syafrul Supardi (Kolonel) 1979 - 1989
25. H. Hardono (Kol CZI) 1989 - 1994
26. H. Syamsudin Sagiman 1994 - 1999
27. H.M. Moh. Tadjudin Nuraly 1999 - 2001
28. PLTH Drs Haji Tri Harjono 2001-2002
29. Indra Kusuma, S.SOS 2002 – s.d. Agustus 2010
30. Agung Widiyantoro sementara sebagai Pelaksana Tugas Bupati, sejak Agustus 2010

5. Kesenian dan Tempat Wisata

a. Macam dan Perkembangan Kesenian
Kesenian yang ada di Daerah Kabupaten Brebes dapat dikatakan secara keseluruhan adalah Kesenian Rakyat yang secara turun temuun/ dari nenek moyang dan bersifat kedaerahan.

Macam kesenian yang ada :
(1). Umbul , berkembang terutama di Daerah Randusanga Kecamatan Brebes
(2). Calung, berkembang di Daerah Malahayu Kecamatan Banjarharjo
(3). Marses, berkembang di Daerah Prapag Lor Kecamatan Losari
(4). Kuda Lumping, berkembang hamper di seluruh Kab. Brebes
(5). Burok, berkembang di Daerah Kecamatan Tanjung dan Losari
(6). Wayang Topeng, berkembang di Daerah Terlangu Kec. Brebes dan Desa
Siasem Kec. Wanasari
(7). Genjringan/Terbangan/Sintren dan Wayang Golek


b. Tempat – tempat Wisata
Tempat – tempat Wisata di Kabupaten Brebes adalah :
(1) Waduk Malahayu di Kecamatan Banjarharjo
(2) Waduk Penjalin di Kecamatan Paguyangan
(3) Telaga Ranjeng di Kecamatan Paguyangan
(4) Pemandian Air Panas di Desa Buaran Kecamatan Bantarkawung
(5) Pemandian Air Panas Tirta Husada di Desa Kedung Oleng Kecamatan Paguyangan
(6) Air Terjun Curug Putri di Desa Mandala di Kecamatan Sirampog
(7) Pantai Randusanga di Desa Randusanga Kecamatan Brebes
(8) Sembilan Gua, di Desa Karangbale Kecamatan Larangan
(9) Gua Terusan, di Gunung Kumbang Kecamatan Salem
(10) Candi Siliwangi, di Desa Wlahar Kecamatan Larangan
(11) Gua Lawa di Desa Songgom Kecamatan Jatibarang

baca selengkapnya ( klik ) di sini...

Selasa, 07 Desember 2010

KHASIAT REMPAH - REMPAH UNTUK KESEHATAN


GOLD, GLORY, GOSPEL

Indonesia merupakan salah satu Negara yang menjadi tujuan bagi kedatangan bangsa Barat/Eropa ke Timur. Praktek Kolonialisme dan Imperialisme mulai dilakukan di Indonesia sekitar abad ke-15, yaitu diawali dengan datangnya bangsa Portugis di Malaka pada tahun 1511 dan bangsa Belanda di Banten yang dipimpin Cornelis de Houtmen pada tahun 1596, untuk mencari sumber rempah-rempah .

Alfonso de Albuquerque merupakan tokoh yang membuat Indonesia pada waktu itu dikenal oleh orang Barat / Eropa dan dimulainya praktek Imperialisme dan Kolonialisme di Indonesia selama berabad-abad oleh bangsa Portugis bersama bangsa Eropa lain, terutama bangsa Belanda dan Inggris. Gold, Glory, Gospel, menjadi semboyan.

Melewati perjalanan yang sangat jauh dan memakan waktu cukup yang lama, Portugis mengarungi Samudra Atlantik, mungkin makan waktu sebulan hingga tiga bulan, melewati Tanjung Harapan di Afrika menuju Selat Malaka. Penjelajahan kemudian dilanjutkan ke Kepulauan Maluku untuk mencari rempah-rempah, komoditas yang setara emas kala itu.
Kenapa orang-orang Barat/Eropa mencari rempah-rempah ? Apa saja manfaat Rempah - rempah bagi kesehatan ?


Lada (piper nigrum linn atau pepper) yang oleh ibu rumah tangga sering disebut “merica”, merupakan salah satu komoditas unggulan bagi Indonesia. Indonesia kaya akan bahan bahan alami diantaranya adalah lada atau merica. apa saja manfaat merica bagi kesehatan ? Lada atau merica selama ini dikenal hanya sebatas bumbu dapur. Padahal dibalik itu merica memiliki khasiat sebagai obat.
Beberapa penyakit yang bisa disembuhkannya antara lain asma, masuk angin, dan diare. Selain itu, hawa panas yang ditimbulkan tanaman ini juga mampu membuat badan menjadi segar. oleh karena itulah, banyak orang yang memanfaatkannya sebagai obat penambah stamina. Dengan mencampurkan bubuk lada atau merica dengan telur ayam kampung setengah matang.

Lada atau merica juga banyak digunakan sebagai obat pengusir hawa dingin. Biasanya dicampur pada kopi atau seduhan jahe. Minuman ini banyak digunakan didaerah berhawa dingin. Sebagai obat asma, masuk angin, dan diare cara meraciknya sangat sederhana. Cukup dengan mengambil satu sendok makan bubuk lada, kemudian seduh dengan dua gelas air panas. Aduk hingga rata dan biarkan sejenak sampai berubah jadi hangat atau suam-suam kuku.

Minum obat ini dua kali sehari sampai penyakit asma, diare dan masuk angin dapat sembuh. Khusus bagi penderita asma, ramuan obat ini bisa dijadikan obat rutin, terutama di musim penghujan. Karena biasanya penyakit asma sering kumat ketika musim dingin.

Lada/merica hitam juga memiliki khasiat yang hampir sama baiknya dengan aspirin. Merica dipercaya dapat mengobati segala penyakit mulai dari insomnia sampai gigitan serangga. Manfaat lada dalam rumah tangga selama ini dikenal sebagai bumbu penyedap rasa yang mengandung senyawa alkolid piperin, berasa pedas.

Berdasarkan penelitian, lada juga bermanfaat untuk kesehatan karena dapat melonggarkan saluran pernapasan dan melancarkan aliran darah di sekitar kepala. Oleh karena itu masakan yang berbumbu pedas merica juga cocok untuk penderita influenza, kepala pusing, perut kembung dan mual akibat masuk angin.

Selain itu, para peneliti di Eropa kini sedang mengkaji manfaat lada hitam karena punya potensi menjadi obat baru bagi penyakit pigmen kulit yang disebut vitiligo. Dalam istilah medis, vitiligo dikenal sebagai kondisi di mana di sebagian wilayah kulit kehilangan pigmen normal, sehingga permukaannya tampak memutih. Seperti yang dipublikasikan dalam British Journal of Dermatology, para peneliti dari King's College London berhasil mengungkap manfaat piperin - kandungan utama yang membuat lada hitam terasa pedas dan gurih - dalam merangsang pigmentasi dalam kulit.

Selain lada/ merica, dalam rempah-rempah lainya juga banyak mengandung manfaat untuk kesehatan. Di musim pancaroba seperti sekarang, flu dan pilek merupakan penyakit yang paling sering menyerang. Gejala flu seperti hidung tersumbat, meler, batuk serta demam tentunya sangat mengganggu aktivitas. Makanan tertentu dapat mengurangi gejala dan mempercepat pemulihan pilek dan flu.

Cabai rawit:
"Cabai rawit segar dapat membantu Anda meringankan gejala flu dan pilek," tulis Dr James Balch dan Phyllis Balch dalam bukunya Prescription for Nutritional Healing.
Capsaicin yang terdapat di cabai merupakan senyawa kimia yang dapat membantu meningkatkan sirkulasi, memberikan nutrisi dan vitamin untuk sel yang terinfeksi. Panas capsaicin juga dapat membantu mengurangi sumbatan di dada dan rongga hidung.

Jahe
Jahe mengandung senyawa antivirus yang dapat membantu menghancurkan virus yang menyebabkan influenza dan pilek. Makanan ini juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mendukung produksi senyawa antibakteri serta antivirus alami.

Bawang putih
Bawang putih mengandung senyawa kimia yang menawarkan sifat antibiotik yang kuat dan juga antivirus. Senyawa ini dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk menghancurkan virus pilek dan flu. Bawang putih juga dapat meningkatkan sirkulasi, membantu sistem peredaran darah, serta memberikan nutrisi penting seperti oksigen dan hidrasi pada sel-sel tubuh.

Selamat mencoba !

baca selengkapnya ( klik ) di sini...

Minggu, 17 Oktober 2010

BISNIS DALAM ISLAM

Sejarah Saudagar / entrepreneur

Islam mendorong umatnya untuk menjadi Saudagar / Pengusaha dengan cara kerja keras dan hemat, yang bertujuan ibadah kepada Allah. Nabi mengatakan, “Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.” Hadist lainnya, “Sesungguhnya yang paling baik dimakan oleh seseorang adalah yang berasal dari usahanya sendiri.
Tapi mengapa penduduk Indonesia yang mayoritas beragama Islam belum maju dalam bidang ekonomi ?


 Dalam Islam, bekerja mencari nafkah merupakan sarana ibadah kepada Allah SWT. Bisnis merupakan bagian integral yang tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan agama. Oleh karena itulah muncul istilah ‘spiritual entrepreneur’, yaitu bagaimana umat Islam berbisnis dengan tetap menggunakan rambu-rambu yang sudah ditetapkan dalam agama.
 Dengan demikian, aktivitas usaha menjadi entrepreneur tidak hanya mendapatkan kekayaan dunia, tetapi juga pahala di akhirat. Karena itu dalam Islam, bekerja mencari nafkah merupakan sarana ibadah kepada Allah.
 Ayat-ayat al-Qur’an tentang perintah mencari rizki, antara lain: ‘Dan kami jadikan siang untuk mencari penghidupan’, (Al-Naba’, [78]:11). ‘Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi, dan carilah karunia Allah’, (Al-Jumu’ah [62]:10).
 Sebuah Hadis mengatakan bahwa 90% rezeki itu ada di dunia perdagangan (bisnis). Nabi adalah contoh seorang pebisnis ulung yang tidak hanya berdagang di kota Mekkah, tapi jauh sampai ke Syria.

Para Nabi adalah Pengusaha / entrepreneur
Dalam al-Qur’an disebutkan bahwa para Nabi adalah kaum profesional yang mempunyai jiwa wiraswasta. Seperti Nabi Daud adalah pandai besi, Nabi Musa adalah penggembala, Nabi Yusuf adalah seorang menteri.
Begitu pula Nabi Muhammad SAW yang memulai karir sebagai Saudagar / Pedagang sejak usia 18 tahun. Setelah tidak lagi jadi penggembala, beliau suka membeli barang-barang dari pasar dan kemudian menjualnya. Lalu, beberapa tahun kemudian setelah citranya sebagai pedagang yang jujur dan cerdas semakin terbukti, beliau dipercaya oleh pemilik modal untuk menjalankan modalnya.

Pengertian Entrepreneurship
 Istilah entrepreneurship berasal dari bahasa Perancis berarti menjalankan dan melakukan. Pelakunya disebut entrepreneur, bermakna orang yang berani memutuskan dan mengambil resiko dari satu atau lebih pilihan yang semuanya mempunyai manfaat dan resiko yang berbeda.
 Di Indonesia disebut: 1. Wirausaha, 2. Wiraswasta, 3. Pengusaha
 Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, entrepreneur adalah orang yang pandai atau berbakat mengenai produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkan, serta mengatur permodalan operasinya.
 Menurut Raymond Kao: Orang menciptakan kemakmuran dan proses peningkatan nilai tambah melalui inkubasi gagasan, memadukan sumber daya, dan membuat gagasan menjadi kenyataan
 Rhenald Kasali: Entrepreneur adalah seseorang yang menyukai perubahan, melakukan berbagai temuan yang membedakan dirinya dengan orang lain, menciptakan nilai tambah, dan memberikan manfaat bagi dirinya dan orang lain.

Sejarah Entpreneurship
 Istilah entrepreneur bukanlah sesuatu hal yang baru. Ia berkembang berdasarkan naluri, personality, dan alamiah, sama dengan pengusaha. Dalam skala lebih kecil, pedagang kaki lima juga entrepreneur, yaitu orang yang berusaha sendiri dan tidak bekerja untuk orang lain, tetapi bekerja untuk diri sendiri.
 Entrepreneur itu adalah seorang yang berusaha berpikir beda, seperti Marcopolo, Christopher Columbus, dll. Pada awalnya, istilah ini bermakna mengambil resiko, lalu berkembang menjadi manfaat untuk menukar resiko yang akan terjadi.
 Sejalan dengan Revolusi Industri, khususnya setelah James Watt menemukan mesin uap, istilah ini juga berkembang dan berubah makna dari sekedar menawarkan manfaat menjadi memanfaatkan informasi dari yang ada (penemuan-penemuan), kemudian berubah lagi dari memanfaatkan informasi menjadi peluang bisnis, dan begitu seterusnya sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahun dan teknologi.
 Entrepreneurship saat ini menjadi tren karena dipengaruhi oleh perkembangan wirausaha di negara-negara maju. Mereka menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi sebuah negara. Seperti Bill Gates atau Jeffry Yang (Yahoo). Juga seperti Ciputra, Bakrie, Gobel, Hasyim Ning, dll., di Indonesia.
 Berbeda dengan masa sekarang, dulu orang senang menjadi karyawan atau pegawai (ambtenar). Namun, seiring dengan perkembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat, mereka mulai menyadari keuntungan menjadi entrepreneur, ditambah lagi dengan banyaknya ‘success story’ para pengusaha baru dengan usahanya sehingga memotivasi masyarakat menjadi pengusaha.
 Rasio dan motivasi entrepreneurship seseorang juga tergantung etos budaya suatu masyarakat. Di Amerika Serikat, entpreneur berbanding 1 : 12, sedangkan di Indonesia, baru sekitar 6% dibandingkan jumlah penduduk.

selingan : anda ingin mengetahui cara membuat krupuk rambak ??? silahkan dowload gratis : klik di sini !

Ciri-ciri Entrepreneur
 ada 5 ciri entrepreneur:
1. Berani mengambil resiko
2. Menyukai tantangan
3. Punya daya tahan yang tinggi
4. Punya visi jauh ke depan
5. Selalu berusaha memberikan yang terbaik

MOTIVASI ENTREPRENEURSHIP SESEORANG JUGA TERGANTUNG ETOS KERJANYA

PENGERTIAN ETOS DAN KERJA
 ‘Etos’ dari segi bahasa berasal dari bahasa Yunani berarti watak atau karakter. Makna lengkapnya adalah karakteristik, sikap, kebiasaan, dan kepercayaan, yang sifatnya khusus tentang seorang individu atau sekelompok manusia.
 Dari perkataan ‘etos’ ini, terambil kata ‘etika’ dan ‘etis’ yang merujuk kepada makna ‘akhlaq’ atau bersifat ‘akhlaqi’. Yaitu, kualitas esensial seseorang atau suatu kelompok, termasuk suatu bangsa. ‘Etos’ juga berarti jiwa khas suatu kelompok manusia, yang dari jiwa khas itu berkembang pandangan bangsa tersebut tentang yang baik dan buruk. Inilah etika.
 Istilah ‘kerja’ dan ‘amal’ terdapat dalam kosakata bahasa Indonesia, namun istilah ‘amal’ berasal dari bahasa Arab. Pengertian ‘kerja’ dalam bahasa Arab menunjukkan sebuah ‘tindakan’ dengan dua pengertian, yaitu “amal” dan “shun’un”. “Amal” adalah tindakan praksis, sedangkan “shun’un” bermakna membuat atau memproduksi atau mengolah sesuatu dari alam dalam arti secara artistik dan ketrampilan.

ETOS KERJA DALAM ISLAM
Ada beberapa ciri khas ‘etos kerja Islam’ yang dapat diimplementasi dari al-Qur’an dan Hadist, yaitu: menghargai waktu, ikhlas dan jujur, komitmen yang kuat, disiplin dalam bekerja, kreatif, percaya diri dan ulet, bertanggung jawab, melayani, memiliki harga diri, memiliki jiwa kepemimpinan, berorientasi masa depan, hidup hemat, jiwa wirausaha, insting bertanding dalam kompetisi kebaikan, keinginan mandiri, selalu belajar, orientasi pada produktivitas, perkaya jaringan silaturahmi, semangat perantauan, dan semangat perubahan.

Ajaran Islam yang bersumber dari al-Qur’an dan Hadist telah menggariskan etos kerja Islam, yaitu:
1. Niat yang baik. Karena niat sangat menentukan terhadap nilai suatu ussaha, maka niat harus betul-betul tulus dan ikhlas kerena ibadah atau ridha Allah. Nabi bersabda: “ Sesungguhnya seluruh amal (pekerjaan) itu tergantung pada niatnya”. (H.R. Buhkhari dan Muslim). Niat adalah kunci dalam berusaha.
2. Konsep Ihsan dan Itqan dalam bekerja. Ihsan berarti perbuatan yang baik dalam arti sebaik mungkin, sedangkan Itqan berarti membuat atau mengerjakan sesuatu secara sungguh-sungguh dan teliti. Ini berarti bekerja tidak pernah bersikap ‘setengah-tengah’ atau ‘separoh hati’.
3. Tidak melalaikan kewajiban kepada Allah.
4. Menerapkan prinsip networking dan sinergi.
5. Dilandasi akhlak dan mantap yang baik.
6. Tidak mau melakukan kecurangan.
7. Menerapkan administrsi yang baik dan manajemen yang tepat.
8. Obyek usaha haruslah yang halal

DARI PERKATAAN ETOS INI, TERAMBIL KATA ETIKA DAN ETIS

ETIKA BISNIS DALAM ISLAM

Etika Bisnis dalam Islam, menurut Husein Sahata dan Mas’ud Alam Choudhory sebagai berikut:
1. Tujuan bisnis adalah beribadah kepada Allah dan memakmurkan kehidupan dengan mengelola bumi beserta isinya, seperti tersebut dalam surat al-Dzariyat 56-57.
2. Keseimbangaan antara pemenuhan kebutuhan jiwa dan jasmani, seperti tertera dala surat. (al-Qashash 77.
3. Mendapatkan rezeki disertai dengan tawakkal dan takwa kepada Allah. (Al-Mulk 15).
4. Usaha yang halal dan menghindari yang haram. “Katakanlah: ‘Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meski banyaknya yang buruk itu menarik hatimu.” (Al-Maidah 100).

5. Free-interest system, perekonomian Islam berdiri tanpa bunga. (Al-Baqarah 278-279).
6. Sistem bagi hasil; dikedepankan dalam merumuskan hubungan kerja antara tenaga kerja dan modal investasi. Islam mencanangkan hubungan antara pihak-pihak yang bertransaksi dalam hubungan partnership.
7. Joint venture, skema kerja dan bisnis dalam bentuk penyertaan modal. Investasi diarahkan kepada equity base fund ketimbang debt base fund.
8. Lembaga intermediary yang berkaitan dengan aktifitas karitatif (charity program). Keberkahan dalam bisnis dan kedermawanan. (Al-Nahl 71).
9. Menghindari pemanfaatan dan pemakaian sumber daya alam secara berlebihan.
10. Mengeluarkan zakat harta. (Al-Taubah 103)
11. Jujur, amanah dan paham aspek perdagangan. (Al-Baqarah 177)

ETIKA AGAMA

 Tesis Max Weber , yang dipublikasikan dalam buku “The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism” menjelaskan bahwa “Etika Protestan” dan hubungannya dengan munculnya “semangat kapitalisme”. “Mengapa banyak orang Protestan kaya (kapitalis)?” Menurutnya, di kalangan Protestan sekte Calvinis, kerja keras adalah suatu keharusan bagi setiap manusia untuk mencapai kesejahteraan. Kerja keras ini merupakan panggilan agama untuk mencapai keselamatan hidup di akhirat, sehingga mereka dapat hidup lebih baik secara ekonomi. Dengan bekerja keras, hidup hemat, dan sederhana para pengikut ajaran Calvin tidak hanya hidup lebih baik, tetapi mereka mampu pula menfungsikan diri mereka sebagai wiraswasta yang tangguh dan menjadikan diri mereka sebagai tulang punggung dari sistem ekonomi kapitalis.

 Menurut sumber-sumber literatur, bahwa etika bisnis banyak didasari oleh ajaran-ajaran agama. Nilai-nilai agama mendorong penganutnya untuk aktif mengembangkan akumulasi dan penggunaan kekayaan. Seperti entrepreneurship orang Cina yang dipengaruhi ajaran Konghucu melalui nilai-nilai Tao tentang kerja keras dan kebajikan. Seperti Korporat Acer.

 Islam juga mendorong umatnya untuk menjadi entrepreneur dengan cara kerja keras dan hemat, yang bertujuan ibadah kepada Allah. Nabi mengatakan, “Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.” Hadist lainnya, “Sesungguhnya yang paling baik dimakan oleh seseorang adalah yang berasal dari usahanya sendiri.”



baca selengkapnya ( klik ) di sini...

Senin, 27 September 2010

DAGANGAN BARU DI ERA PERDAGANGAN BEBAS


Pentingnya Etika Bisnis

Maju mundurnya suatu bangsa terletak pada budi pekertinya. Di jaman modern seperti sekarang ini nilai budi pekerti semakin menjadi jelas. Perang pada Era Perdagangan Bebas, bukan lagi masalah perang harga dan barang, tetapi juga perang kebudayaan. Etika atau budi pekerti merupakan ujung tombak dari kebudayaan suatu bangsa. Maraknya pusat grosir dan minimarket baru ternyata bukan penyebab utama kehancuran para pedagang kita, setengahnya lebih karena kedatangan sopan santun dengan wajah baru, yang berbeda dengan bentuk yang selama ini kita miliki.
Akibatnya Toko-Toko dan warung-warung tampak suram. Dimanakah kesalahan pedagang kita ? apa yang harus dibenahi ?

Indonesia memulai perdagangan bebasnya sejak Januari 2010. Perdagangan bebas adalah sebuah konsep ekonomi di mana penjualan produk dan barang serta jasa antar negara tidak dikenakan pajak ekspor-impor atau hambatan perdagangan lainnya. Perdagangan bebas dapat dikatakan sebagai tidak adanya hambatan yang dibuat oleh pemerintah dalam perdagangan antar individu dan perusahaan yang berada di negara yang berbeda.Dalam tahun 2010 ini ada perdagangan bebas antara China dan ASEAN.
Apa keuntungan dari perdagangan bebas ini?
Adalah bahwa negeri kita tidak bisa lagi terisolasi dengan negara-negara lain. Kita pun menjual produk ke negara lain tanpa adanya tarif bea masuk. Bila Indonesia mau melindungi barangnya dengan mengenakan tarif, maka sebenarnya negara kita mengisolasi diri. Dan negara lain pun akan mempraktikkan hal yang sama.dan dengan adanya harga yang lebih murah maka masyarakat bisa membeli produk dengan harga murah sehingga menguntungkan masyarakat sendiri.
Lalu apa kerugiannya ?
Bahwa pabrik-pabrik dan industri terutama tekstil, makanan, mainan anak-anak akan terancam gulung tikar akibat ketidakmampuan bersaing dengan barang sejenis yang diproduksi negara lain terutama China. Bila pabrik-pabrik ini gulung tikar, maka dikhawatirkan akan menyebabkan PHK bagi ribuan karyawan, yang pada akhirnya berdampak kepada keluarga dan juga memengaruhi stabilitas masyarakat
Dagangan paling menentukan pada era pasar bebas ini bukan cuma barang, tetapi budi pekerti atau etika. Sebuah bangsa yang rakyatnya masih suka membuang sampah sembarangan, meludah sembarangan, sulit akan menjadi negara yang didatangi para turis. Keramahan adalah industri besar pada hari ini. Dan turisme itu bukan cuma bermodal alam, tetapi juga modal kebudayaan. Pasar bebas sudah dimulai. Tetapi lihatlah kemajuan etika di sekitar ini, terlihat lambat sekali.

Seseorang bisa bernasib sial, bukan karena menjadi jahat. Kebiasaan-kebiasaan buruk yang dimiliki tanpa sadar telah menjadi penyebabnya. Seorang pembeli merasa kapok dan bersumpah untuk tidak berbelanja lagi di suatu warung yang ia datangi seumur hidupnya, hanya karena muka masam penjualnya. Karena miskinnya keramahan di wajah-wajah mereka. Ada yang melayani dengan ogah-ogahan, ada pula yang makin laris malah makin uring-uringan

Kehancuran pedagang kelontong kita, ternyata bukan hanya karena maraknya pusat grosir dan minimarket baru. Kehancuran pedagang kita, setengahnya lebih karena kedatangan “Dagangan Baru” yaitu sopan santun dengan “wajahnya yang baru” itu, yang mendadak membuat kegagalan sopan santun kita kelihatan nyata.

Ada aset yang harus diselamatkan dari ekonomi rakyat ini di luar persoalan mutu barang, yakni mutu kesadaran. Padahal alat kesadaran itu mudah dan murah, cukup melihat dan meniru. Ada kebaikan di mana-mana, ada pembelajaran di mana-mana.
Perdagangan bebas adalah hal yang tidak bisa dihindari. Cukup berat menghadapi persaingan global ini.
Bagaimana seharusnya menyikapi hal seperti ini?
Perlu diingatkan bahwa globalisasi adalah hal yang tidak bisa dihindari. Yang dimaksud dengan globalisasi adalah adanya keseragaman selera, teknologi dan budaya di seluruh dunia. Bila dulu kita dibatasi oleh budaya dan negara, maka sekat-sekat itu sudah hilang.
Lembaga sosial dan keagamaan perlu diberi kesempatan memberikan penilaian kritis terhadap dampak dari globalisasi seperti materialisme dan konsumerisme. Untuk mengajarkan bahwa tujuan hidup bukan menjadi materialistis, tetapi materi adalah alat untuk menggenapi tujuan hidup kita. Jangan sampai masyarakat terjebak kepada konsumerisme sehingga falsafah hidup ditinggalkan..
Perlu melibatkan lembaga swadaya dan memberdayakan rakyatnya dengan berbagai keterampilan. pelatihan keterampilan yang murah bahkan bersifat gratis jika memungkinkan.
Sudah menjadi kenyataan bahwa walaupun produk barang murah, tetapi jika mutu tidak ada maka barang itu akan ditinggalkan..
Kita sadar akan bahaya dari globalisasi dan perdagangan bebas. Tetapi ketika ini tidak dapat dihindari, maka harus berani dihadapi. kita harus buat gerakan untuk mencintai produk sendiri.
Dampak sosial dari sistem perdagangan terbuka dan sistem kapitalis ini, akan ada yang menang dan ada yang kalah. Pemerintah harus hadir untuk menolong kaum yang kalah ini antara lain dengan pengadaan bursa kerja dibuat lebih efektif, sehingga ketika ada yang kena PHK dengan mudah mendapat informasi dalam mendapatkan pekerjaan baru.
Akhirnya mari kita ingat Pesan Nabi Muhammad saw : “ Barang siapa yang menginginkan kekayaan dunia, maka wajib memiliki ilmu, dan barang siap menginginkan kebahagiaan Akherat, wajib memiliki ilmu pula “ ! ( Hadist )
Mari kita belajar untuk mendapatkan ilmu dunia dan ilmu akherat, sehingga persoalan yang kita hadapi dapat diselesaikan.

baca selengkapnya ( klik ) di sini...